Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
DPRD Pekanbaru Minta OPD Maksimal Jalankan Perda
INDOVIZKA.COM - Sejumlah Perda yang ada di Kota Pekanbaru dinilai tidak dijalankan dengan maksimal, diantaranya pelaksanaan Perda ketertitiban umum.
Dimana di lapangan saat ini menjamur pedagang kaki lima (PKL) berjualan di trotoar dan menganggu aktivitas masyarakat atau penjalan kaki.
Dan berbagai persoalan yang sebenarnya sudah diatur di dalam Perda yang ada di Kota Bertuah namun kurang dijalankan OPD terkait.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Krismat Hutagalung mengatakan, penegakkan Perda tersebut harus melibatkan semua stakeholder. Sebab, Perda itu dibuat untuk dijalankan tanpa tebang pilih.
"Sekarang memang banyak yang tak jalan. Kita bisa lihat lah di lapangan. Ini yang harus didorong, agar OPD terkait bisa maksimal menjalankan Perda tersebut," ungkap Krismat, Kamis (16/3/2023).
Padahal menurut Politisi Hanura ini, pembuatan Perda tidak lah mudah. Di samping mengeluarkan anggaran ratusan juta, juga perlu kajian dan studi banding ke daerah lain.
Tujuan akhirnya, selain membuat kota ini menjadi rapi dan indah, juga ada PAD yang dipungut. Selain itu juga, untuk mempermudah pelaku usaha, dalam menjalankan usahanya di Kota Bertuah ini.
"Perda itu dibuat untuk kepentingan semua lapisan masyarakat. Penegakannya ada di Satpol PP, sementara leading sektornya ada di masing-masing OPD. Baik itu DMPPTSP, Bapenda dan sebagainya," paparnya.
Karenanya, Krismat Hutagalung meminta agar ke depan penegakan Perda benar-benar dijalankan. Terutama dalam menertibkan PKL yang berjualan di trotoar, PKL memakai badan jalan, serta bangunan lainnya.
Dan kepada masyarakat Krismat juga meminta untuk bekerjasama dalam menjalankan Perda yang ada.
"Kami juga mengimbau kepada masyarakat, untuk mentaati Perda yang ada. Mari kita jaga sama-sama kota kita ini jadi bersih, indah dan rapi," pungkasnya.
.png)

Berita Lainnya
Camat Kuindra Pimpin Kegiatan Rutin Gotong Royong Jumat Bersih
Wow! Nyuci di Cingkylaundry Ada Discount 50% Lho
Terkena Dampak Banjir Kiriman, Petani Desa Sialang Panjang Siap Gabung Perkarakan PT. SAGM
Kemarau 2025 di Riau Lebih Panjang, Ancaman Karhutla Meningkat
Kecelakaan Truk di Pintu Tol Permai sudah Dievakuasi, Arus Kembali Normal
Satgas PKH Pastikan Tidak Ada Tebang Pilih Dalam Penindakan Kawasan Hutan
Transaksi Ramadan Fair Capai Rp400 Juta Dalam 2 Hari
Jalan Rusak Akibat Galian Belum Diperbaiki, Ini Kata PDAM Tirta Siak
Gubri Ajak Semua Pihak Sosialisasi Bahaya Karhutla
Sore ini, Riau Naik Jadi 5 Titik Panas
BMKG Deteksi di Riau Ada 10 Titik Panas
PT GIN dan PT SAL Biang Kerok Banjir di Lahang Hulu, Yunanto Along : Belum Ada Langkah Konkrit Dari Perusahaan