Pilihan
Sekda Dapat Laporan Dana Stunting 'Disunat' Dinas Kesehatan Riau, Kadis Tidak Angkat Telfon
INDOVIZKA.COM - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, SF Hariyanto menyatakan mendapat laporan soal dugaan adanya dana stunting yang 'disunat' di Dinas Kesehatan (Diskes) Riau.
Pernyataan demikian disampaikan SF Hariyanto saat rapat evaluasi kegiatan APBD Riau, Selasa (2/5/2023). Rapat itu dipimpin langsung Gubernur Riau Syamsuar, dan dihadiri seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Riau.
"Ini Dinas Kesehatan Riau. Itu saya dapat laporan juga, dana stunting pun disikat. Itu data semua lengkap delapan kabupaten/kota. Ada dua kabupaten yang melapor tak diberikan," kata SF Hariyanto.
Dia menyatakan, jika laporan itu sudah disampaikan ke Aparat Penegakan Hukum (APH). Karena itu, ia mengingatkan jika persoalan itu segera diselesaikan, karena jika tidak maka tinggal menunggu waktu akan terbongkar.
"Itu sudah sampai ke sana (APH). Tinggal menunggu waktu saja. Kasian Pemprov Riau. Kita semua dipantau, semua dipantau, percaya sama saya rapat ini juga dipantau," tukasnya.
Sementara itu, Kadiskes Riau, Zainal Arifin saat dikonfirmasi lewat sambungan selulernya belum memberi jawaban atas dugaan tesebut. Bahkan saat dikirim pesan lewat WhatsApp juga belum membalas.
.png)

Berita Lainnya
Puskesmas se-Inhil Siap Siaga Hadapi Dampak Karhutla
Covid-19 Riau Tambah 16 Kasus Positif, Nihil Kematian
Agar Tak Terkecoh, Cek Keaslian Hand Sanitizer dengan 3 Cara Berikut...
Dirikan Pos Kesehatan Penanggulangan Bencana, Kapus Tembilahan Hulu Sebut Banyak Warga Yang Keluhkan Gatal-Gatal
Dinkes Inhil Tolak Masuknya Vaksin CoronaVac
Omicron Masuk Indonesia, Moeldoko Sebut Pemerintah Gencarkan Vaksinasi dan Testing
Menkes Bongkar 'Bisnis' Izin Praktik Dokter Hasilkan Keuntungan Hingga Ratusan Miliar
2 PDP Covid-19 di Bengkalis Dinyatakan Sembuh
Kadinkes Inhil Ikuti Zoom Meeting Pencanangan Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting
Riau Ada Tambahan 5 Kasus Positif Covid-19, Total 125 Kasus
PKM Sungai Piring Kunjungi Rumah Ibu Hamil Yang Miliki Resiko Tinggi
Kasus Stunting di Pekanbaru Turun Jadi 279 Anak