Pilihan
Pemuda di Keritang Tewas Gantung Diri Diduga Karena Ada Masalah Keluarga
INDOVIZKA.COM - Warga Desa Nusantara Jaya Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir Riau dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang tewas tergantung di sebuah pohon, Jumat (12/523).
Diketahui pria tersebut berinisial AW (22) nekat mengakhiri hidupnya dengan seuntai tali yang digantungkan pada sebuah pohon.
Kapolres Inhil AKBP Norhayat SIK, melalui Kapolsek Keritang AKP Desmon Simanjuntak mengatakan peristiwa gantung diri tersebut diperkirakan terjadi pada subuh tadi.
"Diperkirakan subuh, tetapi diketahui oleh orang tuanya sekira pukul 06.00 wib," kata AKP Desmon Simanjuntak saat di konfirmasi via WhatsApp.
Kapolsek Keritang itu menjelaskan, bahwa motif dari bunuh diri tersebut diduga adanya permasalahan keluarga. Korban sebelum gantung diri sempat menuliskan pesan yang ditujukan untuk orangtuanya.
"Ada permasalahan keluarga, sebelum korban mengakhiri hidupnya ada menitipkan selembar kertas bertuliskan minta maaf kepada ortunya yang selama ini menyusahkan orang tuanya," ungkapnya.
Saat ini jenazah korban sudah dibawa ke rumah keluarga, dan akan dikebumikan sebelum sholat Jum'at.
"Sudah dibawa langsung ke rumah korban. Sebelum Dzuhur dikebumikan," imbuhnya.
.png)

Berita Lainnya
Remaja di Siak Hilang Tenggelam Saat Naik Sampan Bersama Ayahnya
Suap JPU, Ternyata Uang Eks Rektor UIN Suska Ditilap Perantara
Tinjau Semburan Gas dan Lumpur di Ponpes Al Ihsan, Ini Kata Anggota DPR RI Abdul Wahid
Diterjang Cuaca Buruk, Kapal Nelayan di Bengkalis Terbalik
Mayat Seorang Pria Mengapung di Sungai Siak Gegerkan Warga Pekanbaru
Ketinggian Air Sepinggang, Jalan Sungai Batak Pekanbaru Putus
Truk Kontainer Terguling di Simpang Perak Akses Pekanbaru, Pelalawan dan Siak Terputus
Hilang Kendali, Mahasiswa KKN UIN Suska Tewas Usai Tabrak Truk di Kuansing
Pria di Inhil Ditemukan Tewas Gantung Diri
Tidak Ada Korban Jiwa, 9 Orang Terluka Akibat Kebakaran Kilang Minyak Dumai
Ganggu Habitat Raja Hutan, Warga Pelalawan Diserang Harimau
Korban Meninggal Tanah Longsor di Natuna Bertambah Jadi 46 Orang, 9 Orang Masih Hilang