Pilihan
Bawaslu Pekanbaru Beri Catatan Hasil Pleno DPSHP KPU
INDOVIZKA.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pekanbaru memberi beberapa catatan atas hasil rapat pleno Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) tingkat Kota Pekanbaru, Kamis (11/05/2023) malam.
Diketahui, hasil pleno yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pekanbaru itu ada 3.714 warga Pekanbaru yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebagai pemilih. Namun ada tambahan pemilih baru sekitar 6 ribu orang.
Itu disampaikan Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Pekanbaru, Rizqi Abadi. Ia menyebut selain menyoroti banyaknya pemilih TMS, Bawaslu juga mempertanyakan tentang banyaknya pemilih baru.
"TMS ada yang meninggal, ganda, di bawah umur, pindah domisili, TNI, Polri, serta salah penempatan TPS," kata Rizqi, Jumat (12/5/2023).
Mengenai penambahan pemilih baru, Bawaslu bertanya apakah murni karna tanggapan masyarakat.
"KPU menjawab bahwa sekitar enam ribu (pemilih baru) merupakan pemilih yang tercecer karena di TMS-kan salah penempatan TPS. Saat penyusunan DPS kemudian di DPSHP dijadikan pemilih baru," jelasnya.
Dalam rapat pleno tersebut, lanjut Rizqi, Bawaslu juga menyampaikan masih ada pemilih salah penempatan TPS dan yang meninggal dunia namun ada dalam DPSHP. Bawaslu meminta KPU agar saat penyusunan DPSHP akhir agar dapat lebih mencermati dan memperbaiki data.
.png)

Berita Lainnya
Pendaftaran Sudah Dibuka, Kepala Daerah Maju Nyaleg Harus Mundur
PKB Inhil Sambut Kunjungan Balasan SU, Saling Berharap Koalisi Terjalin
DPD PKS Inhil Akan Usung H Dani M Nursalam Calon Bupati Inhil 2024-2029
Ferryandi Mengundurkan Diri dari Sekretaris Partai Golkar Inhil
Dr. Afni Mendaftar Sebagai Cabup Siak di PDIP dan PKB
Keluarga Aldiko Putera Laporkan KPU Kuansing ke DKPP
Dipanggil AHY, Asri Auzar Pastikan Demokrat se-Riau Tak Ada yang Membelot
Pelantikan PAC Concong, H. Hasmawi Terharu Bergabung PKB
PPP Riau Jadikan Harlah ke-48 Momentum Kebangkitan Untuk Pemilu 2024
DPRD Riau Minta Vaksin Gratis Sentuh Warga Berekonomi Rendah
Pesan Khusus JK ke AHY di Tengah Polemik Kudeta Partai Demokrat
Ini Kata Airlangga soal Diusung Golkar Jadi Capres 2024