Pilihan
DJP Riau Sita 20 Aset Rp6,8 M Milik Pengemplang Pajak
INDOVIZKA.COM - 20 aset senilai Rp6,8 miliar milik penunggak pajak disita Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Riau. Puluhan aset yang disita ada berupa mobil, bangunan, hingga tanah.
Itu disampaikan Kepala Bidang Pemeriksaan, Penagihan, Intelijen dan Penyidikan DJP Riau, Eko Budihartono pada Jumat (12/5/2023).
"Sebanyak 20 aset yang berhasil disita tersebut terdiri dari 3 rekening, 5 unit mobil, 3 tanah dan/atau bangunan, 4 truk, 1 mobil barang, dan 4 mobil tangki dengan total nilai taksiran mencapai Rp6,85 miliar itu," sebutnya dikutip antarariau.com.
Ia mengatakan aset penunggak pajak disita sebab terkait sebagai jaminan untuk melunasi utang pajak.
Lokasi penyitaan aset, katanya, digelar di Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar, Kabupaten Bengkalis, Rengat, Dumai, Pelalawan, dan Rokan Hilir, serta diikuti oleh delapan KPP.
"Sebelum penyitaan maka seluruh KPP telah melakukan upaya persuasif kepada wajib pajak. Tetapi, bagi yang tidak memenuhi kewajiban perpajakan mereka maka DJP Riau akan melakukan tindakan tegas dan adil dalam rangka penegakan hukum pajak," katanya.
Ia menjelaskan, dalam hal utang pajak dan/atau biaya penagihan pajak tidak dilunasi setelah lewat 14 hari sejak dilaksanakan penyitaan DJP berhak melaksanakan penjualan secara lelang terhadap barang yang disita. Sedangkan untuk aset sita berupa rekening dapat dilakukan pemindahbukuan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan pencairan piutang pajak dan membantu pengamanan penerimaan negara. Serta upaya edukatif kepada masyarakat mengenai kewajiban Wajib Pajak dan hak DJP melakukan tindakan penagihan.
.png)

Berita Lainnya
Hari Ini Riau Berpotensi Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang dan Petir
Power Wheeling: Benalu dalam Transisi Energi Nasional !!! TOLAK POWER WHEELING!!!
Kasus Karhutla Riau Capai 48 LP dengan 55 Tersangka, 1 Korporasi Tahap Sidik
Ciptakan Desa Bebas Api, PT SRL Gelontorkan RP 300 Juta di Kecamatan Kempas
Tiga Srikandi Polres Inhil Seminggu Berjibaku Padamkan Karhutla
Curah Hujan Minim, Hari Ini Cuaca Riau Cerah Berawan
2,5% Gaji PNS Akan Dipotong, Ini Penjelasan Baznas
Terbanyak di Inhu, Hotspot di Riau Sore ini Naik Jadi 47 Titik
Dirut PLN dan Keluarga Naik GA 0716 Plesiran ke Australia Saat Siaga Nataru, Perjalanan Dinas Fiktif Mencuat
Bersama PKB, Mafirion Berikan Bantuan Kepada Korban Banjir di Kemuning
Gunakan APBN, Pemprov Riau Minta Bantuan Kemenkes Untuk Bangun RSUD PH Tembilahan Yang Terbakar
Tender Pengelolaan Pasar Bawah Pekanbaru Diminta dibatalkan