Dumai dan Rokan Hulu Jadi Penyumbang Hotspot Terbanyak di Riau Sore ini

Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)

PEKANBARU, INDOVIZKA.COM– Sebaran titik panas (hotspot) di Pulau Sumatera masih menjadi perhatian. Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Selasa (7/7/2026) sore, terdeteksi sebanyak 191 titik panas yang tersebar di sejumlah provinsi.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Yudhistira M mengatakan, Sumatera Selatan masih menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak dibandingkan provinsi lain di Sumatera.

"Total titik panas di wilayah Sumatera pada Selasa sore terpantau sebanyak 191 titik. Untuk Provinsi Riau terdeteksi enam titik panas yang tersebar di beberapa kabupaten dan kota," ujar Yudhistira.

Berdasarkan data BMKG, rincian sebaran hotspot di Sumatera meliputi Aceh sebanyak 42 titik, Bengkulu empat titik, Jambi 12 titik, Lampung delapan titik, Sumatera Selatan 89 titik, Sumatera Utara 13 titik, Bangka Belitung 10 titik, dan Riau enam titik.

Khusus di Provinsi Riau, enam hotspot tersebut berada di Kota Dumai sebanyak dua titik, Kabupaten Rokan Hulu dua titik, Kabupaten Pelalawan satu titik, serta Kabupaten Indragiri Hilir satu titik.

Keberadaan hotspot menjadi salah satu indikator awal yang digunakan dalam mendeteksi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Meski demikian, tidak seluruh titik panas dipastikan sebagai kejadian kebakaran sehingga diperlukan verifikasi lebih lanjut melalui pemantauan lapangan.

BMKG terus melakukan pengawasan secara berkala terhadap perkembangan hotspot sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana karhutla, terutama memasuki periode yang berpotensi mengalami peningkatan cuaca kering di sejumlah wilayah Sumatera.

Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran agar penanganan dapat dilakukan sejak dini.






[Ikuti Indovizka.com Melalui Sosial Media]


Tulis Komentar