Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pelunasan Tahap Ketiga, 5.235 JCH Riau Lunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji
INDOVIZKA.COM - Sebanyak 5.235 Jemaah Calon Haji (JCH) Provinsi Riau telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) sampai berakhir masa pelunasan tahap ketiga pada 19 Mei 2023.
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau, Mahyudin mengatakan, hingga berakhir masa pelunasan BIPIH, sebanyak 5.235 jemaah Riau sudah melunasi tahap kedua pembiayaan ibadah haji setelah setoran awal pendaftaran sebesar Rp25 juta.
"Alhamdulillah jemaah Riau sudah melunasi BIPIH, dan melebihi jumlah kuota reguler yang ditetapkan. Sebanyak 5.235 terdata di sistem SISKOHAT telah melunasi pada akhir tahap ketiga perpanjangan masa pelunasan. Dari jumlah yang melunasi tersebut 5.218 jemaah yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Haji Antara (EHA) Riau," terang Mahyudin.
Lebih lanjut Mahyudin mengatakan, terdapat selisih antara jemaah yang melakukan pelunasan dengan jemaah yang akan diberangkatkan melalui EHA Riau. Hal tersebut karena adanya jemaah yang melakukan mutasi masuk dan mutasi keluar.
"Terdapat selisih jumlah jemaah yang melakukan pelunasan dengan jemaah yang akan diberangkatkan melalui EHA Riau. Ini karena adanya jemaah yang mutasi masuk sebanyak 24 jemaah, dan mutasi keluar sebanyak 41 jemaah. Selisihmya 17 orang, sehingga jemaah Riau menjadi 5.218 orang," terangnya.
"Dari jumlah jemaah 5.218 orang mengalami kelebihan 171 dari kuota reguler yang tetapkan untuk Riau sebanyak 5.047 jemaah. Kelebihan itu merupakan porsi cadangan yang akan kita berangkatkan Jika ada jemaah reguler yang gagal atau batal berangkat maka jemaah cadangan akan mengisi porsi tersebut untuk diberangkatkan," sambungnya.
Mahyudin juga menyampaikan, jemaah reguler yang melunasi pada tahapan ketiga nantinya akan diberangkatkan pada gelombang kedua.
"Memberikan kesempatan kepada jemaah yang melakukan pelunasan pada tahapan ketiga, kita akan berangkatkan mereka bersma jemaah pada gelombang kedua. Hal ini memberi kesempatan kepada jemaah tersebut untuk melakukan persiapan-persiapan sebelum keberangkatan," terangnya.
Sementara itu, Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah, Syahrudin mengatakan, bahwa jemaah haji reguler Provinsi Riau yang melakukan pelunasan mulai nomor porsi 0400024451 sampai nomor porsi 0400087223.
"Pelunasan BIPIH tahun ini bagi jemaah yang memiliki nomor porsi 0400024451 sampai nomor porsi 0400087223, dan untuk cadangan tahap pertama dengan nomor porsi 0400087224 sampai dengan 0400087770. Sedangkan untuk cadangan 5 persen berada pada nomor porsi 0400087771 sampai dengan 0400088066, serta cadangan yang ditetaplan pemerintah sebanyak 25 persen berada pada nomor porsi 0400088067 sampai dengan 0400088691," katanya.
Adapun jumlah jemaah haji kabupaten/kota se-Provinsi Riau pada tahun 2023:
1. Kota Pekanbaru 879 orang
2. Kabupaten Kampar 845 orang
3. Kabupaten Bemgkalis 417 orang
4. Kabupaten Indragiri Hulu 245 orang
5. Kabupaten Indragiri Hilir 824 orang
6. Kota Dumai 153 orang
7.Kabupaten Rokan Hulu 418 orang
8. Kabupaten Pelalawan 431 orang
9. Kabupaten Kuantan Singingi 278 orang
10. Kabupaten Siak 235 orang
11. Kabupaten Rokan Hilir 293 orang
12. Kabupaten Kepulauan Meranti 116 orang
13. KBIHU 1 orang
14. Petugas Haji Daerah 33 orang
.png)

Berita Lainnya
Lebih dari 60 Ribu Jemaah Haji Indonesia Telah Diberangkatkan, 200 Ribu Lebih Sudah Tervisa
Penetapan Awal Ramadan Besok, Kemenag Riau Pantau Hilal di Pekanbaru
Ceng Beng, Waspadai Penularan Corona saat Sembahyang Kubur
Masyarakat Bengkalis Tumpah Ruah Saksikan Pawai Ta'aruf MTQ XLIII Riau 2025, Saat Ini Musim Buah Durian
Memperingati Maulid Nabi, PKDP Inhil Meriahkan dengan Gerakan Inhil Seribu Lemang
Dapat Hidayah Lewat Mimpi, Satu Keluarga di Pekanbaru Jadi Mualaf
DPR RI Minta Kemenag Optimalkan Penambahan Kuota Haji
Jemaah Calon Haji Riau Mulai Diberangkatkan ke Arab Saudi 18 Juni 2022
Terpesona Suara Azan, Pelajar SMA di Pekanbaru Mantap Masuk Islam
7 Manfaat Puasa, Ini Penjelasannya
Pertama Kali Jadi Tuan Rumah di MTQ Tingkat Kabupaten, Ini Kata Warga
Karena Corona, UAS Batal Ceramah di Tembilahan