Walikota Dumai Pimpin Rakor Sosialisasi Perda HIV/AIDS

Ilustrasi. (Net)

INDOVIZKA.Com - Walikota Dumai, Paisal memimpin langsung rapat koordinasi (Rakor) lintas sektor dan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) HIV/AIDS. 

Hal Ini dalam rangka membentuk kolaborasi antara Pemko Dumai dengan Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA), Rabu (9/8/2023).

Walikota Paisal yang juga menjabat sebagai Ketua KPA Dumai mengatakan, tujuan kegiatan ini dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, melalui transmisi seksual.

"Sosialisasi Perda HIV AIDS dalam rangka membentuk kolaborasi antara Pemko Dumai dengan KPA. Semua instansi terkait kita libatkan untuk berkolaborasi bersama agar kasus HIV/AIDS di Dumai dapat dikendalikan dan tidak bertambah," kata walikota.

Dijelaskannya, rapat hari ini melibatkan berbagai pihak terkait, yaitu, KPA, Forkopimda, Dinas Kesehatan Kota Dumai dan Instansi terkait lainnya.

"Pertemuan kali ini sangat penting membahas upaya-upaya pencegahan HIV AIDS di Dumai. Penyakit mematikan ini menjadi permasalahan serius yang penularannya terus meningkat. Kasus tertinggi didominasi usia produktif yaitu usia 20 hingga 25 tahun," sebut Walikota.

Informasi yang didapat pihaknya, banyak pekerja di perusahaan dan Ibu Rumah Tangga (IRT) yang sudah terkena HIV/AIDS.

"Mari sama-sama kita bergandeng tangan saling sinergi bagaimana mensosialisasikan bahaya HIV AIDS. Kami yakin dengan mengkampanyekan bahaya penyakit ini dan cara pencegahannya, dapat menekan angka penularan HIV AIDS," harap Wako.

Semua pihak terkait harus terus memantau Orang Dengan HIV AIDS (ODHA), untuk mengendalikan penularan virus tersebut.

"Forkopimda bersama Pemko Dumai dan KPA serta pihak terkait lainnya nanti agar bisa membentuk tim, kita bersama-sama memantau pusat hiburan yang ada di Dumai. Pelayan di tempat-tempat hiburan semuanya akan kita periksa satu persatu untuk mengetahui sejak dini apakah bebas dari HIV AIDS atau tidak. Kami yakin jika semua pihak bekerja sama dapat menekan penularan HIV AIDS di Dumai," tegas wako.

Terakhir Wako berharap, OPD terkait seperti Dinas Kesehatan (Diskes) Dumai dan KPA terus melakukan evaluasi upaya pencegahan penularan HIV AIDS.

Sementara, Merli Panjaitan Sekretaris KPA Dumai menambahkan, pada Hari AIDS sedunia Desember mendatang, KPA akan menggelar sosialisasi bahaya HIV/AIDS menyasar pelajar, pekerja perusahaan dan tempat hiburan.

Diakuinya, angka HIV/AIDS di Kota Dumai cukup tinggi yaitu berada di peringkat ketiga se-Riau.

"Update data positif HIV AIDS di Kota Dumai terbanyak adalah ibu rumah tangga yang tertular dari suami," ungkapnya.

Jadi rapat koordinasi untuk mengingatkan kembali Perda HIV/AIDS, untuk memberikan pemahaman kepada semua instansi tentang isinya. Selanjutnya akan melakukan aksi dimulai dengan sosialisasi bahaya HIV AIDS dan cara pencegahannya, sosialisasi menyasar pelajar, pekerja perusahaan, dan pusat hiburan.

"Semua kita libatkan untuk berkolaborasi bersama agar kasus HIV AIDS itu tidak bertambah," pungkasnya.






[Ikuti Indovizka.com Melalui Sosial Media]


Tulis Komentar