Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Penyempitan Drainase Penyebab Simpang Pasar Pagi Pekanbaru Selalu Banjir
INDOVIZKA.COM - Terjadi penyempitan drainase di Simpang Pasar Pagi Arenga, Pekanbaru. Ini menyebabkan sampah-sampah tersangkut, sehingga menyumbat aliran air setiap hujan turun.
Itu menjadi penyebab, lokasi ini selalu jadi "sungai dadakan" ketika hujan deras mengguyur. Itu diungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Pemukiman Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau, M Arief Setiawan.
Banjir di jalan provinsi tersebut karena aliran air tersumbat sampah, yang menyangkut di pipa air maupun kabel jaringan, sehingga menghambat aliran air.
Kepala Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau, M Arief Setiawan menyatakan, pihaknya sudah mengecek penyebab genangan air di simpang Pasar Pagi Arengka tersebut.
"UPT I Jalan dan Jembatan sudah mengecek penyebab banjir itu. Setelah dicek, ternyata di dalam box terdapat pipa dan kabel-kabel jaringan. Jadi sampah-sampah menyangkut di pipa dan kabel itu, sehingga menghambat aliran air," katanya.
Atas kondisi itu, lanjut Arief, UPT Jalan dan Jembatan Wilayah I telah melakukan pembersihan drainase dengan menyedot sampai yang menyumbat di dalam drainase.
"Jadi sampah itu sudah disedoh menggunakan alat vakum. Petugas juga masuk ke dalam untuk membersihkan sampah itu. Kemudian lumpur-lumpur juga sudah diangkat," terangnya.
"Sekarang kita sedang mencari cara bagaimana memindahkan pipa dan kabel-kabel itu, nanti kita akan koordinasi dengan pihak terkait. Namun untuk antisipasi agar sampah tidak menyumbat lagi, kita kasih jaring di luar box untuk menahan sampah," tutupnya.
.png)

Berita Lainnya
Masih Tahap Pemeliharaan, Saluran IPAL di Pekanbaru Tuntas Agustus Ini
Semarak 17 Agustusan Warga Jalan Keritang Jalin Kekompakan Bersama
13 Hotspot Terdeteksi di Riau
BMKG Prediksi Cuaca di Riau Siang ini Cerah, Malam Hujan
BMKG Prakirakan Hujan Guyur Sejumlah Wilayah Riau Sejak Pagi hingga Malam
Kelangkaan kelapa meluas, industri terkena dampak
Titik Api Kembali Marak di Riau
Masyarakat Pertanyakan Tindak Lanjut Proyek Jalan Sanglar, Ini Kata Kadis PUTR Inhil
Bhabinkamtibmas Desa Sialang Panjang Ingatkan Warga Tidak Bakar Lahan
12 Hotspot Terdeteksi di Riau
Upadate Karhutla! Riau Terpantau 33 Titik Panas
346 Desa di Riau Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan