Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Rugikan Pembayar Pajak, Gubri Diminta Evaluasi Total Kinerja UPT Samsat Pengelolaan Pendapatan Teluk
TELUK KUANTAN INDOVIZKA COM - Gubernur Riau, Syamsuar diminta mengevaluasi total UPT Samsat Pengelolaan Pendapatan Teluk Kuantan Badan Pendapatan Provinsi Riau.
" Memprihatinkan, disaat pemerintah gencar mengajak warga taat pajak justru terjadi kasus dugaan penggelapan uang pajak kenderaan bermotor para wajib pajak,"kata anggota DPRD Riau, Dr Ir Mardianto Manan, MT, IAP disela-sela menghadiri acara pembukaan Pacu Jalur Tradisional Event Nasional, Rabu (23/8/23).
" Bagaimana para wajib pajak tidak akan kecewa dengan kasus ini. Lihatlah video-vdeo yang viral mereka mengamuk dan marah--marah di kantor Samsat akibat kejadian ini,"sambung anak jati Pangean ini.
Audit total yang Ia pinta berlaku untuk kinerja, prosedur dan Tupoksi para pejabatnya. Agar ditemukan fakta dan data mengapa permasalahan ini sampai terjadi dengan korban yang banyak.
Jika perlu katanya pejabat disana dinon aktifkan. Karena mau tak mau mereka juga harus bertanggung jawab atas terjadinya kekisruhan itu
" Apalagi kasus ini juga sudah masuk ranah hukum dengan adanya mantan honorer disana yang ditahan Polres Kuansing Jadi tidak ada alasan lagi Gubri tidak melakukan evaluasi total,"pintanya.
" Agar kepercayaan pembayar pajak kembali muncul. Sekaligus sanksi bagi para pejabat agar lebih baik kedepannya,"lanjutnya.
Selain itu Ia menyarankan kedepan pada Samsat ini standar operasional prosedur, standarisasi kinerja dan fungsi SOTK harus berjalan.
" Memalukan kalau hal-hal serupa terulang dimasa mendatang,"ujarnya.
Mardianto asal Partai Amanat Nasional itu juga menyebut akan meminta DPRD Riau memanggil Kepala Bapenda Riau dan UPT Samsat Pengelolaan Pendapatan Teluk Kuantan untuk dengar pendapat.
" Karena warga yang dirugikan cukup banyak. Bagi wajib pajak lain yang mungkin mengalami hal serupa untuk menyampaikan ke DPRD Riau sebagai bahan bagi dewan untuk pendalaman saat hearing,"ujarnya.
Seperti diberitakan media sebelumnya pasca puluhan warga yang menjadi korban dugaan penipuan pengurusan surat kendaraan bermotor, melapor ke Polres Kuantan Singingi (Kuansing) Riau, Senin (21/8/23) siang, malamnya Satreskrim Polres Kuansing langsung menahan seorang diduga tersandung pelaku yang tak lain GS (43) mantan honorer Samsat UPT Pengelolaan Pendapatan Dinas Pendapatan Riau di Teluk Kuantan.
Kasus ini viral di media massa dan Medsos karena setidaknya telah dua kali puluhan wajib pajak.yang dirugikan mendatangi kantor Samsat Teluk Kuantan dengan rasa kecewa dan marah meminta pertanggungjawaban atas uang yang telah mereka setor namun surat- surat kenderaan bermotor mereka tak kunjung tuntas.
.png)

Berita Lainnya
Material Pemeliharaan Jalan Sungai Beringin Segera Tiba di Tembilahan
Dilantik Pj Gubri SF Hariyanto, Indra Resmi Jabat Pj Sekdaprov Riau
Ada Gangguan Trantibum di Pekanbaru? Hubungi Nomor 085337364646
Bual-Bual Sehat Mengenal TBC Bersama Dr Fitri Scorfianti
Sambangi Baznas, IWO Inhil Cari Solusi Perawatan Tiara di RSCM
Pelatihan SIPADES Kecamatan Kateman Resmi Ditutup
Pelantikan Kepengurusan PWI Riau Tahun 2023-2028 Dijadwalkan Januari 2024
Dua Pemodal Illegal Logging Bengkalis Dicokok Polisi
Bawa Sabu 6,98 Gram, Dua Buruh di Pelalawan Ditangkap Satresnarkoba
Sukses Gelar Musyawarah ke II, Adli Arbariansyah Terpilih Menjadi Ketua IPMPK
Riau Bentuk Satgas Pemulangan Pekerja Migran di Pelabuhan Dumai
Hari Ini Peserta Lulus CPNS 2019 Kota Pekanbaru Diumumkan