Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
5 Manfaat Jengkol bagi Kesehatan
INDOVIZKA.COM- Jengkol identik dengan sayuran berbau menyengat. Tidak jarang, banyak orang setelah mengonsumsinya harus menanggung risiko bisa dijauhi orang lain karena persoalan bau mulut.
Namun di balik efek bau tersebut, jengkol ternyata dipercaya memiliki sejumlah manfaat kesehatan.
Hal itu salah satunya diungkapkan Yusuf CK Arianto dalam bukunya 56 Makanan Ajaib dan Manfaatnya untuk Kesehatan dan Kecantikan yang diterbitkan pada tahun 2018.
Kandungan nutrisi jengkol dikatakan sangat baik untuk kesehatan.
Nutrisi dalam 100 gram jengkol, meliputi:
Protein 23,3, gramVitamin C 80 mgZat besi 4,7 gramKalsium 140 mgFosfor 166,7 mgJengkol juga mangandung karbohidratVitamin AVitamin BAlkaloidMinyak atsiriSteroidGlikosidaTaninSaponinSerat tinggi
Karena kandungannya tersebut, jengkol dipercaya memiliki sejumlah khasiat kesehatan.
Berikut beberapa di antaranya:
1. Menjaga kesehatan jantung
Kandungan jengkol yang bersifat anti oksidan sangat berguna dalam menangkal berbagai radikan bebas dan racun dalam tubuh.
Jengkol juga dianggap sebagai makanan yang mampu melancarkan perdaran darah sehingga berguna dalam menjaga kesehatan jantung.
2. Menjaga kadar gula darah
Senyawa aktif dalam jengkol juga berguna untuk mengontrol kadar gula dalam darah sehingga sangat baik untuk penderita diabetes dalam menyimbangkan kadar gula darahnya.
3. Menurunkan berat badan
Kandungan serat dalam jengkol yang tinggi bisa berguna untuk menutunkan berat badan maupun mengatasi perut buncit.
Kandungan gula galam sayuran tumbuh subur di Asia Tenggara tersebut juga dapat memberikan manfaat jengkol dalam mempercepat pembakaran energi tubuh sehingga akan mengurangi timbunan lemak di tubuh.
4. Mencegah anemia dan meningkatkan stamina
Kandunan zat besi dalam jengkol yang cukup tunggi berguna untuk mencegah terjadinya anemia dan meningkatkan stamina tubuh.
5. Baik untuk ibu hamil dan janin
Kandungan asam folat atau vitamin B6 maupun kalsium dalam jengkol diketahui sangat baik untuk ibu hamil dan janin, terutama dalam mendukung pembntukan organ janin selama dalam kandungan sekaligus untuk mencegah terjadinya cacat saat lahir.
Keracunan jengkol
Di Indonesia, selain dimakan mentah sebagai lalapan, jengkol juga umum dikonsumsi dengan cara diolah lebih dulu menjadi sejumlah masakan, seperti semur jengkol atau gulai jengkol.
Oleh sebagain orang, masakan tersebut bahkan bisa menjadi makanan favorit bagi mereka.
Namun sayang, di balik kenikmatan rasa dan manfaat kesehatannya, jengkol juga memiliki konsekuensi kesehatan lain.
Dalam buku Pengantar Kesehatan Lingkungan (2007) karya Dr. Budiman Chandra, dijelaskan seseorang bisa saja mengalami keracunan jengkol.
Jengkol merupakan salah satu jenis sayuran lalapan yang mengandung asam jengkolat.
Apabila jengkol dikonsumsi secara berlebihan, akan menjadi penumpukan dan pembentukan kristal asam jengkolat di dalam ginjal sehingga bisa menimbulkan rasa:
MualMuntahNyeri perut hilang timbul yang erupa dengan kolik ureterRasa sakit saat buang air kecilUrine berbau jengkolUremia dan kematian. (*).
.png)

Berita Lainnya
Enam Daerah di Riau Ini Beresiko Terjadinya Penularan Covid-19
Gandeng Dinkes, Satgas TMMD lmbangan Kodim 0314/lnhil Gelar Penyuluhan Stunting
Bertambah Lagi, Dua Orang Warga Inhil Dinyatakan Positif Covid-19
Terkonfirmasi Covid-19 Riau Bertambah 183 Kasus, Inhil 7 Kasus
Hari ini, Positif Covid-19 di Inhil Kembali Bertambah 14 Orang
Dinas Kesehatan Riau Sudah Alokasikan Rp46 Miliar untuk Penanganan Covid-19
Dinkes Inhil Ingatkan Pentingnya Menjaga Kesehatan dan Pertumbuhan Pada Anak
Langka di Pasar, Pegawai DLHK Inhil Racik Hand Sanitizer Berbahan Alami
Positif Corona di Riau Kembali Bertambah 27, Terbanyak dari Inhil 14 Orang
Dinkes Inhil Salurkan Bantuan Untuk Anak Stunting
dr Indra Yovi Imbau Masyarakat Tetap Patuhi Prokes
Obat Antivirus Remdesivir Tersedia di Indonesia Hari ini