Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Permudah Layanan Pengaduan, Pemkab Siak Luncurkan Aplikasi SIP PUAN
SIAK, INDOVIZKA.COM- Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Siak meluncurkan layanan masyarakat berbasis digital Sistem Informasi Pengaduan Perempuan dan Anak di Singkat dengan (SIP PUAN).
Layanan ini, di luncurkan bertujuan memudahkan masyarakat dalam layanan pengaduan permasalah kekerasan dalam rumah tangga, perempuan dan anak.
"SIP PUAN ini, merupakan layanan pengaduan berbasis aplikasi. Hari ini kita luncurkan, masyarakat bisa menyampaikan laporan terkait kekerasan pada anak dan perempuan,' sebut kepala Dinas DP3AP2KB Noni Paningsih, di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan Kantor Bupati Siak, Kamis (16/05 /2024).
Noni mengatakan, dalam mendukung layanan ini, meskipun bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Siak yang diperuntukan mewujudkan kebijakan program kerja dan partisipasi aktif multi sektor dan multi pihak di lingkungan Kabupaten Siak.
"Layanan ini, di dukung dinas Kominfo, Kita harapkan inovasi ini, bermanfaat bagi. Caranya masyarakat mudah aplikasi ini tersedia di play store tinggal didownload aja," singkatnya.
Sebelumnya, Wakil Bupati Siak selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Siak, Husni Merza saat membuka kegiatan rembuk stunting Kabupaten Siak tahun 2024 sekaligus meluncurkan layanan masyarakat berbasis digital Sistem Informasi Pengaduan Perempuan dan Anak (SIP PUAN) berharap bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Siak dalam mencapai target slot gacor serta Komitmen Pemerintah Kabupaten Siak.
"Kita harapkan aplikasi SIP PUAN ini bisa digunakan masyarakat kabupaten Siak," singkatnya.
Untuk target penurunan angka stunting di Kabupaten Siak harus terus ditekankan hingga persentase menjadi 1 digit.
“Alhamdulillah sesuai laporan yang sampaikan Sekretaris DP3AP2KB tadi bahwa Kabupaten Siak menjadi Kabupaten dengan angka stunting terendah di Provinsi Riau yaitu turun sebesar 11,6 persen” sebut Husni.
Bedasarkan data prevalensi stunting Kabupaten Siak, tahun 2022 berjumlah 22 persen dan pada tahun 2023 turun menjadi 10,40 persen yang memberikan keyakinan untuk dapat mencapai persentase hanya 1 digit pada tahun 2024.
Acara itu diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Siak oleh Wakil Bupati Siak dan unsur Forkopimda di Dampingi kepala Dinas DP3A02KB Noni Paningsih.
.png)

Berita Lainnya
Komisi I DPR RI Tinjau Kesiapan Transformasi Korem 031/WB Jadi Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Syahrul Aidi Maazat Siap Kawal Aspirasi TNI
Meriahkan HUT Ke-77, Kodim 0314 Inhil Gelar Pawai Pesta Ragam Budaya Nusantara
Ajakan Bupati Inhil Salat Jum'at Berjamaah Menuai Kontroversi di Instagram
Sempena Milad Inhil, Wardan Buka Pencanangan Jalan Santai Berhadiah dan Donor Darah
Disela Kampanye, Fermadani Menyasar Pelaku UMKM di CFD Tembilahan
Hasil Uji Swab Pasien PDP di Tembilahan Hulu yang Wafat 'Negatif'
Tim Sentra Gakkumdu Paparkan Kinerja Selama Pilkada Bengkalis
DPRD Ingatkan Umat Islam Jangan Kendor Terapkan Protokol Kesehatan
Dishub Pekanbaru Targetkan Meterisasi 150 PJU di Dua Rayon
Hanya Kepulauan Meranti Kabupaten/Kota Yang Bebas Dari Rabies di Riau
Kadinkes Pelalawan Gerak Cepat Tanggapi Temuan Gizi Buruk di Pangkalan Kerinci Timur
3 Fraksi lakukan rotasi, ini wajah baru anggota Komisi III