Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Dinkes Inhil Minta Masyarakat Tekan Kasus Tuberkulosis
TEMBILAHAN, INDOVIZKA.COM- Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) meminta masyarakat untuk tekan kasus Tuberkulosis. Upaya menurunkan jumlah kasus Tuberkulosis (TB) membutuhkan peran dari berbagai pihak.
Selaku Kepala Dinkes inhil Rahmi Indrasuri, S.Kl, M.Kl, menyampaikan, tidak hanya peran pemerintah pusat saja namun penanganan terhadap jumlah penderita TB di Indonesia yang masih tinggi ini juga membutuhkan dukungan masyarakat untuk mempercepat penurunan jumlah kasus TB.
"Peran dari masyarakat desa penting untuk mencapai target penurunan TB sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) Tidak hanya itu, keterlibatan masyarakat dalam mencegah dan mendeteksi kasus TB juga diperlukan," ujar Rahmi Indrasuri, S. Kl, M.kl. saat diwawancarai awak media di Tembilahan. Senin (3/6/2024).
Ia berharap, agar petugas yang ada di Puskesmas dapat berkunjung dari rumah ke rumah, atau masyarakat guna menemukan kriteria suspect TB sehingga selanjutnya akan dirujuk ke puskesmas untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Upaya-upaya tersebut, diharapkan dapat menuntaskan kasus TB sebanyak-banyaknya, untuk kemudian dilakukan pengobatan hingga sembuh," harapannya.(Adv)
.png)

Berita Lainnya
Tambahan 225 Kasus Covid-19 di Riau, dan 3 Meninggal
Hari Ini Riau Tambah 3 Kasus Positif Covid-19 dari Klaster BRI dan Pasar di Dumai
Data Diskes: 64 PDP Covid-19 di Riau Masih dalam Perawatan
Tak Menunjukkan Gejala, 5 Positif ODP di Inhil Jalani Isolasi Mandiri
Kemenkes Larang Masyarakat Minum Obat Sirop Meski Sudah Beli
Dinkes Inhil Gelar Pertemuan Orientasi/Peningkatan Kapasitas Penjamah Makanan Siap Saji/Operator DAM
20 Pasien di Siak Dinyatakan Sembuh Covid-19
Dinkes Inhil Gelar Pembekalan Kesehatan kepada 303 Calon Jama'ah Haji
Gakeslab Sebut Tidak Ada Urgensi Tes PCR Jadi Syarat Penerbangan
5 Cara Mudah Mengobati Masuk Angin, Dicoba Yuk!
2.830 Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Riau, Sembuh 1.345 orang
RSUD Mandau Patok Rp400 Ribu untuk Rapid Test Covid-19