Pilihan
Kapolres Inhil Kumpulkan 4 Cakada di Deklarasi Pilkada 2024 Damai dan Kondusif
INDOVIZKA.COM - Sebanyak 4 pasangan calon (Paslon) kepala daerah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bersama tim pemenangnya mendeklarasikan diri dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) damai.
Deklarasi pilkada damai yang gagas oleh Polres Inhil ini diadakan di lapangan Kantor Bupati, Sabtu (28/9/2024).
Deklarasi pilkada damai sekaligus Kirab Budaya diikuti seluruh paslon mulai dari Paslon Nomor Urut 1 Ustadz Suhaidi - Syamsuddin Uti, Nomor Urut 2 Ferryandi - Dani M Nursalam, Nomor urut 3 Mimi Lutmila - Prof Sufian dan Nomor urut 4 Herman - Yuliantini.
Deklarasi juga dihadiri para pendukung dari masing-masing calon, yang jumlahnya mencapai ratusan orang. Aparat kepolisian melakukan pengamanan ketat, baik di luar maupun di dalam lapangan.
Petugas juga memberlakukan absensi terhadap tamu undangan sebelum masuk ke dalam kegiatan.
Selain itu, deklarasi pilkada damai juga diikuti Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Inhil, Pj Bupati Inhil, Kejari, TNI dan pejabat lainnya.
Di kesempatan ini, Kapolres Inhil AKBP Budi Setiawan mengatakan saat ini kita berada dalam tahapan kampanye.
"Kemudian akan memasuki masa-masa tenang, pengumpulan suara, pleno dan akhirnya pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Inhil yang terpilih adalah pemimpin yang mewakili kita yang akan bertanggung jawab atas masa depan daerah kita," kata Kapolres Inhil.
Ia mengajak semua yang hadir untuk menyamakan suara, memilih pemimpin dengan hati nurani, bersih dan tidak terpengaruh pada politik uang atau kampanye hitam.
"Selain itu dalam proses ini, mari kita jaga ketertiban perdamaian. Kita adalah bagian dari sebuah masyarakat, peraturan adalah kunci menjaga stabilitas. Mari kita lakukan semua proses dengan damai, menghormati perbedaan pendapat dan memastikan bahwa setiap suara warga negara dianggap sebagai pembangunan daerah," ajaknya.
Ia juga menguraikan inti terciptanya Pilkada Damai, pertama Pilkada sebagai implementasi kedaulatan rakyat, kedua sebagai sarana pembentukan partai politik, ketiga sebagai sarana Pergantian pemimpin negara konstitusional, keempat sebagai sarana politik yang memperoleh legitimasi dan kelima sebagai sarana partisipasi politik masyarakat secara langsung.
"Deklarasi ini bertujuan untuk memastikan komitmen semua calon kepala daerah, demi suksesnya pelaksanaan pilkada yang aman dan kondusif," terang AKBP Budi.
Kapolres pun berharap, deklarasi ini tidak hanya sebatas lips service, tetapi menjadi sebuah komitmen.
"Siapapun yang terpilih akan memajukan Inhil," ujarnya.
.png)

Berita Lainnya
Polres Inhil Musnahkan 1.412,08 Kg Shabu dan 4930 Butir Pil Ekstasi
Peringati HUT Polairud ke-71, Polres Inhil Tabur Bunga di Perairan Indragiri
Sedang Mabok, Pria di Inhil Tikam Bocah 9 Tahun
Ahmad Fayyadh Raih Juara Umum Lomba Anak Islami di Polsek Tembilahan Hulu
Kapolres Inhil Silaturahmi ke Bea Cukai Tembilahan
Tangkal Karhutla, Kapolda Riau Tanam Pohon Bersama di Inhil
Pererat Tali Silahturahmi, Kapolres Inhil Kunjungi KPU dan Kejari
Pimpin Serah Terima Jabatan, Kapolda Riau Irjen Moh Iqbal Tekankan Jaga Marwah Kepolisian
Kasat Polairud Polres Pelalawan Silaturahmi ke Kantor Tagana Pelalawan, Tingkatkan Sinergitas
Kapolda Iqbal Apresiasi Inovasi Percepatan Laju Vaksinasi Covid-19 di Riau
Irjen Iqbal Pastikan Jajaran Siap Jaga Aset Kelistrikan PLN
Tukang Ojek Masjid Al-Huda Curhat Bersama Polres Inhil