Pilihan
Normalisasi Drainase Digesa, Pemkab Pelalawan Fokus Ciptakan Lingkungan Nyaman
PELALAWAN,INDOVIZKA.COM-Pemerintah Kabupaten Pelalawan terus menunjukkan keseriusannya dalam menangani persoalan genangan air dan banjir yang kerap terjadi saat hujan deras. Hal ini ditandai dengan peninjauan langsung yang dilakukan Bupati Pelalawan, H. Zukri, SM., MM, ke sejumlah titik drainase di Kecamatan Pangkalan Kerinci.
Peninjauan tersebut difokuskan pada beberapa ruas jalan yang dinilai rawan genangan, di antaranya Jalan BTN Lama, Jalan Wajib Senyum, Jalan Pemda, dan Jalan Akasia. Dalam kegiatan itu, Bupati turut didampingi Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pelalawan Irham Nisbar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Eko Novitra, Kasatpol PP T. Junaidi, Camat Pangkalan Kerinci, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Dari hasil peninjauan di lapangan, Bupati menemukan berbagai persoalan yang menjadi penyebab utama terhambatnya aliran air. Mulai dari pendangkalan drainase akibat sedimentasi, hingga saluran yang tersumbat oleh sampah dan bahkan ditutup oleh oknum warga untuk kepentingan akses pribadi.
Salah seorang warga setempat mengeluhkan kondisi parit yang tidak lagi berfungsi optimal karena adanya penutupan saluran tanpa menggunakan gorong-gorong. Akibatnya, aliran air terhambat dan meluap hingga ke badan jalan saat hujan turun.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Zukri langsung mengambil tindakan tegas dengan menginstruksikan pembongkaran penutup drainase yang tidak sesuai standar. Ia juga meminta agar pembangunan ulang dilakukan dengan memperhatikan aspek teknis yang benar.
“Bongkar saja langsung. Parit yang ditutup harus segera dibuka kembali. Kita minta dibuatkan brick case dan gorong-gorong agar aliran air tetap lancar dan tidak menimbulkan genangan di jalan,” tegas Zukri di lokasi.Kamis(23/4/2026)
Selain itu, Bupati juga mengarahkan dinas terkait untuk segera melakukan normalisasi drainase melalui pengerukan pada saluran yang mengalami pendangkalan. Ia menekankan pentingnya pemasangan penyaring atau penghambat sampah di titik-titik tertentu guna mencegah penyumbatan.

Tak hanya itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya perawatan rutin terhadap drainase dengan melakukan pembersihan secara berkala, minimal satu hingga dua minggu sekali.
“Drainase ini harus kita rawat bersama. Kalau tersumbat, air tidak akan mengalir dengan baik dan akhirnya meluap ke jalan. Ini yang harus kita antisipasi agar tidak terjadi banjir,” tambahnya.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Pelalawan menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dasar, khususnya sistem drainase perkotaan. Pemerintah juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut menjaga kebersihan lingkungan dan tidak melakukan penutupan saluran air secara sembarangan.
Upaya kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman, serta meminimalisir risiko banjir di wilayah Pangkalan Kerinci dan sekitarnya.(Advetorial)
.png)

Berita Lainnya
Pemkab Inhil Siapkan Layanan Informasi Corona 24 Jam
Bupati Zukri Serahkan SK CPNS dan Guru P3K Demi Meningkatkan Mutu Pelayanan serta Mutu Pendidikan Pelalawan
Sosialisasi Forum Anak Kabupaten Indragiri Hilir: Mewujudkan Partisipasi Anak dalam Pembangunan
UPT Puskesmas Sungai Iliran Buka Posko Skrining PTM Gratis
Dukcapil Siap Dukung Pemanfaatan Pengenalan Wajah Bagi Peserta JKN-KIS
Bupati Inhil Terima Lapor SAKIP dari KEMENPAN-RB
Sah, APBD Perubahan Riau 2021 Rp9,6 Triliun
Plt Kadis Kominfops Inhil Imbau Insan Pers Perhatikan Prokes Dalam Tugas
Bupati Inhil Sebut Dashat Dapat Membantu Atasi Penurunan Stunting
DP2KBP3A Gelar Rapat TPPS Bersinergi Dengan BKKBN Riau
Dampingi Gubri, Bupati Inhil Tanam Pohon Mangrove di Pantai Terumbu Mabloe
Dibuka Wabup Inhil, Polres Bersama KKSS Kembali Gelar Vaksinasi di Keritang