Pilihan
Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau, Pemkab Inhil Gelar Rakor Siaga Darurat Karhutla 2026
INDOVIZKA.COM - Tembilahan – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) memasuki musim kemarau tahun 2026. Upaya tersebut ditandai dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Karhutla Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2026 yang dipimpin Bupati Inhil melalui Sekretaris Daerah H. Tantawi Jauhari, Kamis (21/5/2026).
Rakor yang berlangsung di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Indragiri Hilir itu dihadiri unsur Forkopimda Inhil, Plh. Asisten Administrasi Umum, pimpinan OPD terkait, para camat se-Kabupaten Indragiri Hilir, Danramil dan Kapolsek se-Inhil, Kepala Pos BASARNAS Tembilahan, Kepala UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Mandah Tembilahan, Manggala Agni Kabupaten Indragiri Hulu, hingga perwakilan perusahaan.
Dalam arahannya, Sekda H. Tantawi Jauhari menegaskan bahwa Kabupaten Indragiri Hilir memiliki tingkat kerawanan Karhutla yang cukup tinggi mengingat luasnya kawasan gambut dan perkebunan di wilayah tersebut. Karena itu, diperlukan langkah antisipatif yang dilakukan secara cepat, terpadu, dan berkelanjutan oleh seluruh pihak terkait.
Menurutnya, keberhasilan penanggulangan Karhutla tidak hanya bergantung pada pemerintah semata, namun juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen, mulai dari TNI-Polri, dunia usaha, hingga masyarakat.
“Melalui rapat koordinasi ini, saya berharap seluruh pihak dapat memperkuat sinergi, menyatukan langkah, serta meningkatkan komitmen bersama dalam menghadapi musim kemarau tahun 2026. Kita tidak boleh lengah. Pencegahan harus menjadi prioritas utama dibandingkan penanganan setelah kebakaran terjadi,” tegasnya.
Sekda juga meminta seluruh camat, lurah, kepala desa, perusahaan, dan masyarakat untuk meningkatkan patroli serta deteksi dini di wilayah rawan Karhutla. Selain itu, ia menekankan pentingnya sosialisasi secara masif kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung penanggulangan Karhutla.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, relawan, dan berbagai pihak yang selama ini aktif menjaga wilayah Inhil dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Melalui rakor ini, diharapkan koordinasi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di Kabupaten Indragiri Hilir dapat semakin optimal, sehingga potensi terjadinya kebakaran selama musim kemarau dapat diminimalisir.
.png)

Berita Lainnya
Layanan Perbankan BSI di Pekanbaru Kembali Normal
Pekanbaru Terapkan PPKM, Hamdani: Riau Masih 10 Besar Nasional
BUKA PEMBINAAN TERPUSAT, BUPATI KASMARNI HARAPKAN KAFILAH BENGKALIS MAMPU DAPATKAN KEMBALI PRESTASI SEBAGAI JUARA UMUM
Antisipasi Narkoba, Bupati Inhu Segera Bentuk BNN Kabupaten
Rangkaian HPN Tingkat Provinsi Riau, Jurnalis Inhil dan Bea Cukai Gelar Laga Persahabatan
Awalnya Polisi Pekanbaru Amankan 6 Orang Terkait Video Viral Standing Motor Pakai Celana Dalam
Pemulihan APBD Jadi Agenda Prioritas DPRD dan Pemkab Rohul
Kasus Dugaan Pemerasan Dua Oknum Yang Mengaku Wartawan, IWO: Jangan Tebar Stigma Sesat di Tembilahan
Wabup Rohil Kecewa, ASN BPBD Belum Ada Masuk Kantor
Pengelolaan Parkir di Pekanbaru Wajib Setor Rp 409 Miliar
Promo 'Ciak' The Zuri Hotel Pekanbaru, Buy 5 Free 1
KPU Riau Buka Rekrutmen 18.048 Pantarlih untuk Pilkada Serentak 2024