Pilihan
Kebakaran Lahan Bengkalis Meluas hingga 108 Hektare, Titik Api Mulai Terkendali
BENGKALIS , INDOVIZKA. COM– Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau, tercatat telah menghanguskan sekitar 108 hektare lahan. Luasan area terdampak diketahui setelah tim melakukan pemetaan melalui pemantauan udara menggunakan drone.
Upaya pemadaman yang dilakukan tim gabungan menunjukkan hasil positif. Dua area prioritas yang sebelumnya masih mengeluarkan asap dan bara api kini berhasil dikendalikan.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan kondisi cuaca cukup membantu proses penanganan di lapangan. Gerimis yang turun sejak pagi membuat proses pemadaman lebih cepat dibanding hari sebelumnya.
“Curah hujan ringan sejak subuh hingga siang membantu petugas di lapangan. Selain itu angin juga tidak terlalu kencang sehingga api tidak mudah meluas,” ujar Ferdian, Minggu (7/6/2026).
Dalam operasi tersebut, tim dibagi ke dua sektor untuk mempercepat pengendalian api. Di sektor pertama, personel Manggala Agni Daops Siak bersama tim bantuan dari Jambi melakukan penyekatan dan pembasahan di area bekas terbakar guna mencegah munculnya api baru.
Petugas juga memperluas jalur sekat bakar hingga ke bagian tengah lokasi karhutla dengan memanfaatkan suplai air dari embung secara estafet.
Sementara di sektor lainnya, tim gabungan dari Daops Siak dan Daops Muara Tebo terus berjibaku hingga malam hari untuk memadamkan titik api yang berada cukup jauh dari akses utama. Puluhan rol selang dan tangki air portabel digunakan untuk menjangkau area yang sulit dilalui.
Ferdian menyebutkan, penanganan di dua sektor utama telah selesai dilakukan. Tim saat ini memusatkan perhatian pada proses pendinginan di titik-titik kecil yang masih menyisakan asap di tengah area kebakaran.
Meski begitu, proses pemadaman masih terkendala medan berat. Banyaknya batang kayu tumbang membuat distribusi logistik dan peralatan pemadam menjadi lebih lambat.
“Bantuan alat berat dari perusahaan sangat membantu untuk membuka akses menuju lokasi dan membuat tampungan air tambahan bagi tim pemadam,” jelasnya.
Hingga kini, personel gabungan tetap disiagakan di lokasi guna memastikan tidak ada lagi bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan di kawasan Pulau Rupat.**
.png)

Berita Lainnya
Warga Diminta Waspada, Keberadaan Harimau Pemangsa Petani di Siak Belum Ditemukan
Sumbang Terdengar, Benarkah Eks VP HTD Area I Rusak Sistem Organisasi di PLN
13 Hotspot Terdeteksi di Riau
Hari ini Riau Sumbang 16 Titik Api, Terbanyak Inhil
Predeksi Puncak Arus Balik Kedua Lebaran di Jalan Tol Riau Akhir Pekan Ini
BMKG Prediksi Hujan Guyur Riau Siang hingga Malam Nanti
Malam Nanti Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Riau
PT GIN dan PT SAL Biang Kerok Banjir di Lahang Hulu, Yunanto Along : Belum Ada Langkah Konkrit Dari Perusahaan
Belum Lunasi Pemakaian Studion Utama, Pemprov Riau Layangkan Somasi ke PSPS
Ratusan Keping Kayu Olahan Hasil Ilegal Logging di Bangko Rohil Disita Polisi
Belasan Gajah Liar Sempat Melintas di Pemukiman dan Perkebunan Warga Digiring ke Tahura Minas
Dishub Riau Pasang Rambu-Rambu Peringatan di Daerah Rawan Kecelakaan