Pilihan
Riau Terima 9.488 Kartu Pra Kerja dari Pusat
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau telah menerima sebanyak 9.488 kartu Pra Kerja dari 92.893 yang diajukan ke Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Riau, H Jonli, mengatakan, pemerintah pusat masih mendata jumlah kartu pra kerja yang telah disampaikan. Dan secara bertahap di transfer langsung ke rekening penerima, sesuai data, by name by address.
"Saat ini Riau baru menerima 9.488 orang, atau 2,08 persen dari pagu untuk Riau. Dan kami tentu memonitor terus dan meminta data tersebut ke pusat,"kata Jonli, Rabu (27/5/20).
Jonli mengatakan, jumlah warga Riau yang menerima kartu pra kerja dari pemerintah pusat, yang terdampak covid-19. Dimana Pemprov telah mengajukan sebanyak 136.824 orang, dari kuota Riau 92.893, sesuai data dari Kabupaten Kota, dan yang mendaftar melalui online. Dan pemerintah pusat belum memberikan jawaban berapa angka pasti penerima kartu pra kerja, dari jumlah yang diajukan, atau ada penambahan sesuai arahan Gubernur.
“Untuk sebaran per kabupaten dan kota datanya belum kami terima dan juga by name dan by adress juga belum kami terima. Kami masih tetap berkoordinasi ke pusat, yang jelas yang kita ajukan sebanyak 136.824 orang, dari kuota Riau 92.893,” kata Jonli.
Seperti diketahui, peserta kartu pra kerja yang mendaftar, via online yakni sebanyak 58.834 orang. Selanjutkan dari Kabupaten Meranti pendaftar mencapai 11.218 orang, Kabupaten Inhil 10.357 orang, dari HILLSI Riau 9.889 orang, Kabupaten Bengkalis 9.662 orang, Rokan Hulu 9.613 orang, Inhu 6.765, Siak 5.854, Rohil 4.110 orang, Kota Dumai 537 orang, Pelalawan 1.386 orang, Pekanbaru 438 orang. Kampar 4.413 orang, Kuansing 2.980 orang, dan Bidang pengawasan Disnaker 1.758 orang.
Jumlah anggaran yang bakal diterima oleh penerima kartu pekerja dari Rp600 ribu perbulan menjadi Rp3 juta lebih perbulan selama 4 bulan kedepan. Berikut anggaran yang diterima, bantuan pelatihan sebesar Rp1.000.000 dan insentif penuntasan pelatihan Rp600.000 perbulan selama Empat bulan. Dan insentif survei kebekerjaan sebesar Rp150.000. Setelah empat bulan kembali seperti biasa.(MCR)
.png)

Berita Lainnya
Bupati Zukri Resmikan Taman Kenangan Pangkalan Kerinci
Dilarang Dipakai Mudik, Mobil Dinas Pemprov Riau 'Dikandang' di Kantor
Buka Forum Konsultasi Publik RKPD Inhil 2024, Bupati Sampaikan Program Prioritas
Afrizal Sintong - Sulaiman segera Ditetapkan Sebagai Bupati Terpilih Rohil
ODP Covid-19 di Kampar Capai 978 Orang, 2 Orang PDP
Piola Juningsih Bayi Tak Punya Anus akan Dioperasi di Pekanbaru
OPD Meranti Diberi Wewenang Perkerjakan Kembali THL Sesuai Kebutuhan
Bupati Rohul Terkaya di Riau, Wardan Diurutan ke 5
Warga Kampar Temukan Mayat Pemuda dan Motornya di Bekas Galian C, Tubuhnya Luka-luka
Pemuda Desa di Inhil Dukung Gus Muhaimin Maju Capres 2024.
Tim Jaksa Eksekutor Kejari Rohil Berhasil Tagih Pidana Denda Kasus Korupsi Dana Media
Pekanbaru PPKM Level 3, Empat Kegiatan HPN dan HUT ke-76 PWI Tingkat Riau Diundur Maret 2022