Kabut Asap Menebal, Disdik Pelalawan Minta Sekolah Antisipasi dan Persingkat Jam Belajar


PELALAWAN, INDOVIZKA.COM – Kabut asap yang semakin tebal di sejumlah wilayah Kabupaten Pelalawan mulai mendapat perhatian Dinas Pendidikan. Meski berdasarkan pemantauan kualitas udara melalui Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) masih berada pada kategori sedang, sekolah diminta meningkatkan kewaspadaan demi menjaga kesehatan peserta didik.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan, Leo Nardo, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan koordinator wilayah (Korwil) pendidikan di masing-masing kecamatan untuk memantau perkembangan kondisi kabut asap.

Pemantauan dilakukan untuk menentukan langkah yang perlu diambil apabila kualitas udara semakin memburuk dan berpotensi mengganggu kesehatan anak-anak.

"Kita sudah lakukan koordinasi dengan Korwil agar memantau kondisi asap setiap kecamatan. Jika tidak memungkinkan dan membahayakan kesehatan, agar mempersingkat jam belajar," ujar Leo Nardo. Rabu(7/10/2026)

Menurutnya, kebijakan mempersingkat jam belajar merupakan salah satu langkah antisipasi untuk mengurangi paparan kabut asap terhadap peserta didik. Kondisi tersebut akan terus dievaluasi dengan melihat perkembangan angka ISPU di Kabupaten Pelalawan.

Namun, hingga saat ini Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan belum mengeluarkan surat edaran terkait pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

"Untuk PJJ, sampai sekarang belum ada surat edaran. Kita masih melihat perkembangan ISPU di Kabupaten Pelalawan, apakah mengalami kenaikan atau kembali normal," jelasnya.

Leo juga mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak, agar mengurangi aktivitas di luar rumah selama kondisi kabut asap masih tebal.

Ia meminta masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan untuk menggunakan masker sebagai upaya mengurangi dampak paparan udara yang tidak sehat.

"Kita mengimbau kepada kita semua, melihat kondisi asap semakin tebal, anak-anak agar mengurangi aktivitas di luar rumah. Apabila keluar selalu menggunakan masker," katanya.

Di sisi lain, Dinas Pendidikan memastikan kegiatan kirab budaya dalam rangka menyambut HUT Kabupaten Pelalawan ke-27 tetap dilaksanakan.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari pelajar, paguyuban hingga masyarakat. Hingga saat ini, belum ada instruksi untuk melakukan pembatasan terhadap kegiatan tersebut.

"Terkait kirab budaya dalam rangka menyambut HUT Kabupaten Pelalawan ke-27 yang melibatkan seluruh unsur, baik itu dari pelajar, paguyuban dan unsur masyarakat, tetap akan dilaksanakan. Sampai hari ini belum ada instruksi pembatasan," ungkap Leo.

Meski demikian, pelaksanaan kegiatan tetap akan mempertimbangkan kondisi kualitas udara di Kabupaten Pelalawan.

Menurut Leo, perkembangan ISPU akan menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan langkah selanjutnya. Jika terjadi perubahan kualitas udara yang signifikan, informasi akan segera disampaikan kepada seluruh peserta kegiatan.

"Tentu ini mengacu kepada pemantauan ISPU di Kabupaten Pelalawan. Apabila terjadi perubahan kualitas udara maka akan diinformasikan kepada seluruh peserta secepatnya," tegasnya.

Disdik Pelalawan juga mengingatkan seluruh pihak agar tidak mengabaikan kondisi kabut asap. Terutama aktivitas yang melibatkan anak-anak dalam jumlah besar, kondisi kualitas udara menjadi faktor penting yang harus terus dipantau demi menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik.






[Ikuti Indovizka.com Melalui Sosial Media]


Tulis Komentar