Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Peneliti Temukan Flu Babi Jenis Baru yang Bisa Jadi Pandemi
INDOVIZKA.COM - Para peneliti di China menemukan jenis baru flu babi yang mampu memicu pandemi. Temuan tersebut mereka sampaikan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal sains AS, PNAS Senin (29/6).
Flu baru tersebut dinamai G4. Secara genetik, flu itu diturunkan dari strain H1N1 yang menyebabkan pandemi pada 2009 lalu.
Flu itu memiliki semua ciri penting. "Salah satunya, sangat beradaptasi untuk menginfeksi manusia," kata para penulis, ilmuwan di universitas-universitas Cina dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China seperti dikutip dari AFP, Selasa (30/6).
Selain itu, G4 juga diamati sangat menular. Ia mampu bereplikasi dalam sel manusia dan menyebabkan gejala lebih serius pada musang daripada virus lain.
Karena itu para peneliti menyerukan kepada pihak terkait untuk memantau orang yang bekerja dengan babi. Saran diberikan karena berdasarkan penelitian yang mereka lakukan 10,4 persen orang yang bekerja di peternakan babi sudah terinfeksi flu tersebut.
"Sangat mengkhawatirkan bahwa infeksi virus G4 pada manusia akan meningkatkan adaptasi manusia dan meningkatkan risiko pandemi pada manusia," catat para peneliti.
.png)

Berita Lainnya
Gandeng Dinkes, Satgas TMMD lmbangan Kodim 0314/lnhil Gelar Penyuluhan Stunting
BPOM Beri Lampu Hijau Uji Klinik Fase 1 Vaksin Merah Putih Unair
Masyarakat Pekanbaru Dimbau Kenali Takjil Berbahan Berbahaya
Jalani New Normal, Ini 10 Vitamin C yang Bikin Tubuh Kuat Hadapi Corona
Kasus Stunting di Kecamatan Tembilahan Butuh Penanganan Holistik
Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Diminta Batal Demi Kepastian Hukum
Dua Warga Siak PDP COVID-19 Usai Dari Malaysia Dan Bandung
Cegah Dini Penyakit Polio di Kampar, Hambali Ingin Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat
Omicron Masuk Indonesia, Moeldoko Sebut Pemerintah Gencarkan Vaksinasi dan Testing
214 PDP di Riau Dirawat di 10 Rumah Sakit Ini, Terbanyak di RSUD Tembilahan
Capaian Vaksinasi Polio di Pekanbaru Baru 18%
Dinkes Inhil Taja Pertemuan Penatausahaan Manajemen Aset Barang Milik Daerah