Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Kasus Omicron di Malaysia Bertambah 11
JAKARTA (INDOVIZKA) - Kementerian Kesehatan Malaysia menyatakan, dari 18 kasus baru Covid-19, 11 di antaranya varian Omicron.
"Sebelas kasus varian Omicron yang dilaporkan ini adalah kasus impor," ujar Dirjen Kesehatan Noor Hisham Abdullah di Putrajaya, Sabtu, 18 Desember 2021..
Menurut Hisham, kesebelas kasus itu terjadi pada tiga orang yang tiba dari Inggris, tiga dari Amerika, dua dari Nigeria, dua dari Arab Saudi, dan satu orang dari Australia.
- 6 Manfaat Rebusan Daun Dibawah Ini Bisa Turunkan Gula Darah
- Dinkes Pekanbaru Anggarkan Layanan Kesehatan Doctor On Call
- Dinkes Inhil Gelar Pembekalan Kesehatan kepada 303 Calon Jama'ah Haji
- Dinkes Inhil Canangkan BIAN se-Kecamatan Tembilahan Hulu
- Menderita Jantung Bocor, Balita di Tembilahan Ini Butuh Bantuan
"Sembilan kasus adalah warga negara Malaysia sementara dua kasus adalah warga negara Nigeria. Delapan kasus mempunyai gejala namun hanya pada tahap kategori dua dan tiga sebagai kasus tidak bergejala," katanya.
Lima orang yang terkena varian Omicron itu telah melakukan karantina di rumah dan enam lainnya menjalani isolasi di pusat karantina.
Semua kasus tersebut sedang diselidiki lebih lanjut untuk mengenal penyebab penularan dan kontak erat.
"Tujuh lagi sampel bagaimanapun tidak dapat disahkan sebagai varian Omicron karena tes genom penuh tidak berhasil dijalankan," kata Hisham.
Ketujuh sampel didapati mempunyai nilai ambang (CT value) yang tinggi, yaitu enam sampel dengan 30 dan satu sampel mempunyai CT value 28,47. "Ini sekaligus menjadikan jumlah kumulatif kasus impor yang dipastikan varian Omicron adalah 13 kasus," katanya.
.png)

Berita Lainnya
Gedung Baru Puskesmas Mandah di Resmikan
Menkes: 60 Persen Pasien Omicron Bergejala Berat Masuk RS Belum Vaksinasi
Positif Covid-19 di Riau Bertambah 202 Kasus, Inhil 3 Kasus
Kasus COVID-19 di Inhil Berada Diangka 355, Berikut Rinciannya
Inhu Kembali Rawat Satu PDP, Total 29 Pasien
Kadiskes Riau Minta Puskesmas Kabupaten Kota Aktif 24 Jam
Prevelensi Stunting di Desa Tegal Rejo Jaya Tunjukkan Fluktuasi yang Signifikan
BPOM: Dalam Waktu Dekat Vaksin Merah Putih Mulai Uji Klinik
Peneliti Temukan Flu Babi Jenis Baru yang Bisa Jadi Pandemi
2 Pemilik Toko di Rohil Jadi Tersangka Penjualan Obat Tanpa Izin
Orientasi KAP dan KPP bagi Kader dan Tenaga Kesehatan Resmi Ditutup
Jenis Kelapa yang Ajaib, Segera Minum Jika Menemukannya