Pilihan
Covid-19 di Riau Mereda, Pembakar Lahan Mulai Beraksi Kembali
PEKANBARU - Intensitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau perlahan naik seiring diberlakukannya normal baru di sejumlah kabupaten. Beberapa di antaranya sudah dipadamkan dan sisanya masih pendinginan agar api tak muncul lagi.
Wakil Gubernur Riau Edy Aprizal Natar Nasution meminta semua pihak tidak lengah terkait ini. Dia menyebut para pembakar lahan selalu mencari celah ketika pemerintah bersama TNI dan Polri sibuk mengatasi pandemi Covid-19.
"Pas Covid kebakaran lahan menurun, Covid di Riau mereda ini sudah muncul lagi, semua pihak harus peduli," kata jenderal purnawirawan TNI AD ini, Jumat siang, 10 Juli 2020.
Edy menyatakan, kepedulian bersama mengantisipasi kebakaran lahan sangat penting. Pasalnya, dampak kebakaran lahan seperti kabut asap akan dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
"Kalau ada kabut asap, yang merasakan tidak hanya pemerintah tapi semuanya," kata Edy.
Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi tak menampik kebakaran lahan mulai terjadi lagi di Riau, misalnya saja di Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kabupaten Pelalawan.
Agung menyatakan, setiap kebakaran lahan pasti ada yang menunggangi. Dia pun menyatakan bakal menindak semuanya secara profesional untuk menimbulkan efek jera.
Sejauh ini, sudah ada 40 dari 51 berkas kebakaran lahan dituntaskan penyidik. Menjelang akhir tahun, Agung yakin semua perkara itu bisa disidangkan ke pengadilan.
"Sejauh ini sudah 5718 titik api padam, hingga 10 Juli masih ada muncul, artinya (kebakaran lahan) belum tuntas," katanya.
Tahun ini, Polda Riau juga melibatkan relawan, baik itu dari mahasiswa dan organisasi non-pemerintah membantu pemadaman. Semuanya terkoordinasi oleh Dashboard Lancang Kuning.
Salah satu organisasi yang jadi relawan adalah Gerakan Pemuda Ansor. Sudah ada 500 anggota Banser dilatih Polda Riau mengatasi kebakaran lahan di lokasi.
"Terakhir kami turun di Kepulauan Meranti, hampir sebulan memadamkan api di sana," kata Ketua GP Ansor Riau Purwaji.
Purwaji menyebut ribuan Banser di Riau siap bergabung kalau kebakaran lahan semakin luas.**
.png)

Berita Lainnya
Pemprov Riau Gelontorkan Dana BKK Rp 309 Miliar untuk 12 Kabupaten/ Kota
Tercatat 3.034.677 Kendaraan Lintasi JTTS selama Arus Mudik dan Balik Lebaran
Puncak Kemarau Landa Riau, Asap Karhutla Menyeberang hingga Malaysia
Hujan Berpotensi Mengguyur Riau
Hotspot di Riau Terpantau 130 Titik Hari Ini, Pekanbaru Sedikit Diselimuti Asap
Banjir di Riau Mulai Surut, Ribuan KK Terdampak dan Fasilitas Umum Rusak
Hotspot di Riau Sore ini Turun
40 Titik Hotspot Riau Terdeksi
Harimau Mangsa Sapi Warga, BKSDA Turun Tangan
BMKG Prakirakan Hujan Guyur Sejumlah Wilayah Riau Sejak Pagi hingga Malam
Mafirion : Pengalihan Tahanan Datuk Bahar Kamil Cerminkan Keadilan dan Kemanusian
Puncak Kemarau Landa Riau, Asap Karhutla Menyeberang hingga Malaysia