Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Demokrat Tuding Penolakan RUU Pemilu oleh Jokowi dan Parpol Koalisi Demi Pencalonan Gibran di Pilkada DKI
JAKARTA (INDOVIZKA) - Berbaliknya sikap sejumlah partai politik yang akhirnya mengikuti perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) membatalkan revisi Undang-Undang No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum, ditanggapi serius oleh Partai Demokrat.
Politisi Demokrat menuding sikap partai politik (Parpol) koalisi pemerintah itu sebagai langkah persiapan bagi Gibran Raka Bumi Raka untuk ikut di pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta.
Hal itu disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Irwan Fecho yang mempertanyakan langkah inkonsistensi pemeritah dan parpol koalisi di DPR atas pembatalan itu.
"Mengapa sejak Presiden Jokowi statement menolak kemudian dibarengi partai koalisi pemerintah semuanya balik badan? Mungkinkah keputusan ini dilatari oleh kemungkinan Presiden Jokowi mempersiapkan keberangkatan Gibran dari Solo ke Jakarta? Karena dirasa terlalu cepat jika Gibran berangkat ke Jakarta tahun 2022," ungkap Irwan kepada wartawan Kamis (11/2/2021) di Jakarta.
Ia mengungkapkan, sikap tersebut tentunya menimbulkan banyak pertanyaan di ruang publik, terutama mengenai tetap menyelenggarakan Pilkada 2022-2023 di tahun 2024.
Terlebih lagi, revisi UU Pemilu itu awalnya merupakan usulan inisiatif dari seluruh fraksi di parlemen ditandai dengan masuknya RUU Pemilu dalam Prolegnas Prioritas 2020 dan juga Prolegnas Prioritas 2021 yang sudah disepakati di Badan Legislasi (Baleg) DPR.
"Ini tentu akan menjadi banyak pertanyaan masyarakat karena inkonsistensi pemerintah dan parlemen. Kami di Partai Demokrat konsisten mendukung revisi UU Pemilu dan menolak Pilkada 2022-2023 ditunda ke tahun 2024," lanjutnya.***
.png)

Berita Lainnya
Ketua DPRD Meranti Dukung Irvan Herman Jadi Pengurus DPP PAN
Perdana, Lagu "Inhil Madani" Diputar di Kateman
Pemprov Riau Siap Hadapi Pemilu 2024
Kubu Moeldoko Sebut Timnya Lebih Lincah dan Tangkas Tanpa Razman Nasution
KPU Inhil Mulai Lakukan Verifikasi Faktual ke Beberapa Sekretariat Partai Politik
Relawan Jokowi Duga Moeldoko Terjebak Siasat SBY Besarkan AHY
Pilkada di Meranti Mulai 'Memanas', Ini Ajakan Bawaslu
Jelang Pemilu 2024, Cak Imin Bertemu JK
Bupati Alfedri Jadi Ketua DPW PAN Riau?
Max Sopacua: Emangnya Bapak Moyangamu yang Punya Partai Demokrat
Ketua DPW PKB Riau Kenalkan Irwan Nasir dan Asri Auzar Sebagai Caleg DPR RI PKB
Masuk 5 Besar Survei Pollmark, PKB : Cak Imin Layak Jadi Capres