Pilihan
Baca Ikrar Kesetiaan, Ibas Sebut Kepemimpinan Demokrat yang Sah Hasil Kongres Estafet SBY ke AHY
JAKARTA (INDOVIZKA) - Di tengah kisruh kepemimpinan partainya, Fraksi Partai Demokrat DPR RI menggelar acara pembacaan ikrar kesetiaan, berisi pernyataan kepemimpinan yang sah adalah hasil kongres estafet dari Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Acara pembacaan ikrar kesetian yang berlangsung di tangga gedung paripurna MPR RI itu, dipimpin langsung Ketua Fraksi Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas).
Pada pidato politiknya sebelum pembacaan ikrar tersebut, Ibas menyatakan Fraksi Partai Demokrat DPR RI menolak hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Sibolangit, di bawah kepemimpinan Moeldoko.
"Ingin mempertahankan kebenaran dan keadilan, menyatakan kepemimpinan Partai Demokrat yang sah adalah hasil estafet kepemimpinan dari SBY ke AHY di kongres ke-V Partai Demokrat. Serta menolak hasil KLB di Sibolangit," ujar Ibas, Senin (15/3/2021) didampingi puluhan anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat DPR RI.
Adapun bunyi ikrar kesetian yang disebut dengan Panca Setia Bhayangkara Partai Demokrat itu sebagai berikut:
Kami para kader dan Bhayangkara Utama Partai Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, dengan ini menyatakan kesetiaan:
1. Setia kepada dan akan membela tegaknya Pancasila, NKRI, dan UUD 1945;
2. Setia kepada dan akan membela tegaknya Konstitusi, UU Partai Politik, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Demokrat Hasil Kongres ke-V Tahun 2020 yang telah disahkan Pemerintah dan dicatat dalam Surat Keputusan Kemenkumham tanggal 18 Mei 2020 Nomor M.HH-09-AH.11.01 tahun 2020 tentang Pengesahan Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Demokrat;
3. Setia kepada kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat periode 2020-2025 pimpinan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono Hasil Kongres ke-V Partai Demokrat yang sah tahun 2020 yang lalu;
4. Senantiasa membela dan mempertahankan dengan sekuat tenaga dan sepenuh hati segala ajaran, doktrin, ideologi, manifesto politik, tradisi, dan platform Partai Demokrat, serta akan terus menerus tanpa mengenal lelah mengibarkan panji-panji Partai Demokrat di seluruh wilayah NKRI;
5. Akan tetap bersatu, kompak, dan terus menjaga solidaritas sesama kader dan senantiasa memperjuangkan amanat penderitaan dan harapan rakyat demi terwujudnya cita-cita berdirinya NKRI, utamanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Demikian pernyataan kesetiaan ini kami ucapkan dengan penuh kesadaran dan dengan penuh rasa tanggung jawab.
Pembacaan ikrar kesetian itu diakhiri dengan yel-yel dari seluruh anggota Fraksi Partai Demokrat yang menyatakan kesetiaan mereka berbunyi :
"Demokrat Jaya, Demokrat Setia, AHY Ketum kita, Ibas Yes."**
.png)

Berita Lainnya
Didorong Kader Maju Pilgubri, Achmad: dari Dulu Saya Siap
SBY Hendak Digugat Rp 99 Triliun, Kubu AHY Tawarkan Tiga Opsi kepada Moeldoko
DPC PDIP Inhil Buka Bakal Calon Legislatif Tahun 2024
Sepakat, Pemerintah Majukan Pilkada 2024 September
Megawati Ungkit Ayahnya Punya Gelar Waliyul Amri Addharuri Bi As Syaukah, Pemberian NU
Tanpa Dihadiri Catur, PKB Kampar Berbagi Takjil dan Bukber di Kantor
Meski Kepemimpinan Haris Pertama di KNPI Bergejolak, Musda di Riau Tetap Digelar
Gibran dan Kaesang Cium Tangan Megawati, Megawati Abaikan Kaesang: Ini Analisisnya
Kekuatan Kader dan Tokoh, Abdul Wahid: Modal Besar Manajerial Partai
Soal Dualisme Demokrat, Ini Analisa Pengamat Politik
Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
Dr. Afni Mendaftar Sebagai Cabup Siak di PDIP dan PKB