Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Abu Janda Hilang dari Jagad Maya, Natalius Pigai: Kita Hilangkan Dia dengan Santun
JAKARTA (INDOVIZKA)- Mantan Komisioner Kontras, Natalius Pigai akhirnya angkat bicara terkait 'hilangnya' penggiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda dari jagad media sosial sebagai konsekuensi atas perseteruan mereka berdua yang mengakhiri eksistensi Abu Janda dengan santun.
Hal itu disampaikan Natalius Pigai, menjawab pertanyaan publik dalam diskusinya bersama INDOVIZKA.COM di gedung DPR.
Dijelaskannya, salah satu konsekuensi dari pertemuannya bersama Abu Janda dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad beberapa waktu lalu, pasca pemeriksaan Abu Janda di Bareskrim Polri itu adalah mengakhiri eksistensi Abu Janda di jagad media sosial, dengan cara menghapus seluruh akun media sosial milik Abu Janda.
"Kita hilangkan dia (Abu Janda) dengan santun, dari jagad media sosial. Begitulah cara istilahnya menjinakkan hewan liar, pegang kepalanya usap-usap jadi dengan sendirinya dia jinak. Begitu juga dengan Abu Janda, kemarin sewaktu pertemuan dengan saya dan Pak Dasco. Saya minta Abu Janda untuk hapus dan nonaktifkan semua akun media sosialnya di depan saya," jelas Natalius kepada INDOVIZKA.COM, Jumat (26/2/2021) di Jakarta.
Konsekuensi menghapus dan non aktifkan semua akun media sosial itu, dikatakan Natalius Pigai hanya salah satu dari konsekuensi yang harus dipatuhi oleh Abu Janda.
Karena masih terdapat beberapa konsekuensi lain diantaranya, Abu Janda tidak boleh lagi melakukan aktivitas media sosial, yang menyerang pihak-pihak pengkritik pemerintah dan tidak boleh menyerang umat muslim. Sebagaimana kebiasaan cuitan Abu Janda sebelumnya.
"Sewaktu itu, dia sudah kita larang tidak boleh lagi aktif seperti dulu di media sosial menyerang pihak-pihak pengkritik pemerintah dan tidak boleh menyerang umat muslim juga," katanya.
Lebih lanjut dijelaskan, sekiranya Abu Janda melanggar konsekuensi yang ditetapkan pada pertemuan itu, maka ada risiko yang harus diterima Abu Janda sebagai ganjarannya.
"Kalau dia melanggar, ya jelas habis dia tidak kita kasih ampun lagi. Karena itu perjanjian," tukasnya.
Sebelumnya pada Senin (8/2/2021) malam, berlangsung pertemuan antara Natalius Pigai bersama Abu Janda dan Wakil Ketua DPR sekaligus politisi Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. Pasca diperiksanya Abu Janda di Bareskrim Polri, atas laporan dugaan rasis kepada Natalius Pigai oleh DPP KNPI.***
.png)

Berita Lainnya
Provinsi Sumatra Utara Ditetapkan Jadi Tuan Rumah HPN 2023
Erick Thohir Angkat Gita Amperiawan Jadi Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia
BPJS Diminta Percepat Pencairan Klaim Biaya Pasien Covid-19 ke RS
Disebut Rendahkan Muhammadiyah, Din: Jokowi Harusnya Paham Sejarah
Program Subsidi Tagihan Listrik Diperpanjang? Ini Penjelasan PLN
Ini Alasan Pemerintah Perpanjang PPKM Mikro Hingga 8 Maret
KPU Tak Bisa Pastikan Honor Penyelenggara Pilkada 2020 Ditambah
Target Tol Trans Sumatera hingga 2024: Lampung-Jambi Tersambung
Kapolri: Sistem keamanan IKN baru
Presiden Perintahkan Polri Selektif Terima Laporan UU ITE
Iuran BPJS untuk Peserta Mandiri Naik Rp 9.500 di 2021
Masjid Bukan Tempat Penyemaian Radikalisme, Hidayat Nur Wahid Ajak Anak Muda Makmurkan Masjid