Pilihan
Tambang Batu Bata Ilegal Marak di Pekanbaru, DPRD Minta Pemko Bertindak
PEKANBARU (INDOVIZKA) - DPRD Pekanbaru mendesak agar Pemerintah Kota (Pemko) membuatkan regulasi untuk para pengrajin batu bata. Karena banyak dari para pengrajin batu bata ini mengambil bahan baku dari tambang yang berstatus ilegal.
Selain aktivitas tambang tersebut ilegal, ditambang batu bata tersebut juga banyak memperkerjakan anak-anak di bawah umur yang sudah putus sekolah maupun yang masih dalam proses mengenyam pendidikan.
"Apalagi ditambang batu bata itu banyak memperkerjakan anak-anak di bawah umur yang putus sekolah, ini sangat bahaya jika dibiarkan," cakap anggota Komisi II DPRD Pekanbaru, Muhammad Sabarudi, Ahad (28/2/2021).
Dari itu karena tambang tersebut berstatus ilegal dan juga banyaknya memperkerjakan anak di bawah umur, Sabarudi meminta Pemko Pekanbaru untuk menindaknya.
Sambung Politisi PKS ini, jika tambang tersebut terus digerus untuk dijadikan bahan utama pembuatan batu bata. Dikhawatirkan tambang galian tersebut sewaktu-waktu bisa longsor dan membahayakan pekerja serta masyarakat setempat.
"Di atas tambang itu ada perumahan warga, kemudian lama-lama nanti itu longsor atau amblas akan semakin bahaya. Mestinya itu harus segera diatur oleh Pemko Pekanbaru," pungkasnya.
.png)

Berita Lainnya
Gratis, SPS Riau Gandeng PWI Riau Gelar UKW
Penyidikan Korupsi Bansos Siak Berlanjut, Kejati Masih Periksa Saksi
Sholat Idul Adha 1447 dilapangan Mini Soccer, Bupati Zukri : Idul Adha mengajarkan tentang gotong royong
Jaga Stabilitas Harga, Polres Pelalawan Adakan Pasar Murah
Kolaborasi dengan Samsat, Disdukcapil Inhil Gelar Layanan Terpadu Satu Hari Siap Tanpa Biaya
Tuntaskan Banjir di Pekanbaru, DPRD Minta Masyarakat Taat Pajak
Tahanan Over Kapasitas, Ini yang Dilakukan Polres Inhil
Emak-Emak di Tembilahan Serbu Pasar Murah Minyak Goreng Curah
HBNRH Klaim Temukan Bukti Dugaan Politik Uang Jelang PSU Pilkada Rohul
WABUP BAGUS SANTOSO HADIRI RUPS BRK SYARIAH 2026, DORONG PENGUATAN EKONOMI BENGKALIS
Satintelkam Polres Inhil Rayakan HUT Intelijen Polri ke-80, Tekankan Deteksi Dini Keamanan
Belum Rampung, Laporan Keuangan 2020 Pemko Pekanbaru Baru 65 Persen