Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Korban Miras Lebih Banyak dari Covid-19, PPP Bertanya Butuh Berapa Banyak Lagi
JAKARTA (INDOVIZKA) - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Cholil Nafis mengatakan, sebanyak 3 juta orang meninggal di seluruh dunia akibat minuman beralkohol dan minuman keras (miras). Karenanya Waketum DPP PPP Arsul Sani menilai izin terkait investasi miras yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2021, berpotensi akan menjatuhkan korban lagi.
Cholil membandingkan angka kematian akibat miras dengan angka kematian akibat Covid-19 secara global. Angka kematian akibat Covid-19 secara global sebanyak 2,5 juta atau 2.542.556 orang.
“Orang yang mati karena miras itu itu di seluruh dunia sudah lebih dari 3 juta tahun 2016 di dalam penelitiannya. Berarti lebih banyak daripada orang yang mati karena Covid,” ungkap Cholil dalam keterangan yang diterima, Senin (1/3/2021).
Atas hal itu, Arsul Sani menilai kebijakan itu akan berakibat kepada jatuhnya korban baru akibat konsumsi miras nantinya.
"Berapa banyak korban miras akan berjatuhan, karena dengan semakin banyak produk miras, maka akan semakin banyak pula potensi miras oplosan, apalagi kalau harganya murah," kata Arsul.
Menurut Arsul, pemerintah tidak menjelaskan manfaat yang akan didapat dengan investasi miras dari segi ekonomi, apalagi sosial.
"Tidak dijelaskan berapa besar efeknya pada penyerapan tenaga kerja, berapa banyak potensi pajak-pajak yang bisa digali. Sementara potensi mudaratnya lebih jelas bisa dilihat," beber Arsul.
Lebih lanjut, pemerintah juga belum menjelaskan bagaimana dengan daerah-daerah yang basis kearifan lokalnya tegas menolak keberadaan miras.
"Lalu bagaimana distribusinya ketika mencapai daerah-daerah yang justru kearifan lokalnya tegas menolak keberadaan miras," paparnya.
.png)

Berita Lainnya
Terkait Putusan PN Jakpus, AHY Minta Hakim Berpihak Pada Keadilan
SBY Ketahuan Daftarkan Merek Partai Demokrat Atas Nama Pribadi, Dituding Suka Memutarbalikkan Sejarah
Mantan Bupati Inhu Ambil Formulir Pendaftaran Balon Gubri ke PDIP dan PKB
Abdul Wahid Hadiri Kegiatan Konsolidasi dan Penguatan Kader PKB Indragiri Hilir
Dua Tokoh Inhil Dani-Ferry Bertemu, Ini Yang Mereka Dibicarakan
PKB: Duet Prabowo-Cak Imin Kombinasi Ideal
KPU Riau Evaluasi Sirekap, Dinilai Perlu Tingkatkan Server
Max Sopacua Ungkap Alasan Motori KLB Demokrat, Salahsatunya AHY Tak Punya Etika Politik
Tangisan Goenawan Mohamad: Refleksi Kecewa atau Strategi Politik?
Golkar Cari Pendamping Airlangga di Pilpres 2024, Termasuk Jenderal Andika Perkasa
Nasarudin Terpilih Jadi Ketua KNPI Riau Periode 2021-2024 Versi Musda Pelalawan
Golkar: Safari Politik Airlanggga tak Terkait 2024