Pilihan
Tersisa 9 Bulan, Anggaran Pengangkutan Sampah Pekanbaru hanya berkurang Rp2 Miliar
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Dari anggaran Rp45 miliar yang disediakan oleh Pemko Pekanbaru untuk swastanisasi pengangkutan sampah selama 12 bulan, saat ini berkurang menjadi Rp43 miliar untuk 9 bulan. Berkurangnya waktu 3 bulan tersebut karena 2 kali proses lelang selalu gagal.
Sementara itu proses pendaftaran lelang pengangkutan sampah saat ini sudah ditutup oleh Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pekanbaru.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Roni Pasla mengatakan Komisi IV meminta DLHK Pekanbaru terlebih dahulu untuk melakukan presentasi penggunaan anggaran Rp43 miliar tersebut.
"Rapat semalam mereka (DLHK) belum siap, kemudian diundur sehari, tapi Plt DLHK ada kegiatan di Batam. Maka kita jadwalkan ulang di hari Senin atau Selasa pekan depan, kita minta mereka memaparkan cara penghitungan mereka karena pasti akan berbeda Rp45 miliar untuk 12 bulan dengan Rp43 miliar untuk 9 bulan," kata Roni Pasla, Jumat (5/3/2021).
Lanjut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, dia mempersilahkan proses lelang tersebut tetap berjalan sebagaimana mestinya hingga adanya pemenang lelang yang ditentukan oleh Pemko Pekanbaru.
"Walaupun tetap berjalan dan akan ada pemenang lelangnya belum bisa bekerja juga. Sambil berjalan aja (lelang)," jelasnya.
Selanjutnya jika pada proses presentasi dalam penganggaran Rp43 miliar tersebut terdapat keganjilan dan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh Komisi IV DPRD Pekanbaru, Komisi IV akan kembali memberikan rekomendasi kepada DLHK.
"Rekomendasi ini apakah diterima atau tidak itu dari hasil pertemuan nanti, tapi jika rekomendasi dari dewan yang diberikan diterima atau tidak oleh DLHK itu kembali lagi ke DLHK. Dan jika rekomendasi itu ditolak dan terjadi masalah artinya kita sudah menyampaikan," pungkasnya.
.png)

Berita Lainnya
Razia Hotel di Pekanbaru, Polisi Temukan 3 Pria dan 1 Wanita di Bawah Umur Sekamar, Ada Kondom Bekas Pakai !
Sebelum Meningal Dunia di Sumbar, Korban Diduga Covid-19 Mengaku Pulang dari Tembilahan
Bupati Pelalawan Tinjau Jalan Pintas Desa Kemang – Desa Meranti, Minta Dukungan Perusahaan untuk Percepatan
Miris, Pemakaman Mr X yang Jasadnya Ditemukan Membusuk Tidak Dihadiri Keluarga
Wabup Kampar Apresiasi Acara Karhutla Fun Run 5K Polres, Ini Imbauannya
Lebih dari 100 Koperasi di Inhil Dibekukan Selama Tahun 2019
Jagung 1 Hektare di Bukit Gajah Tumbuh 1 Meter, Polsek Ukui Kawal Ketahanan Pangan Kelompok Cinta Tani
Gubri Nilai PT RAPP Berperan Dukung Pemerintah Turunkan Angka Stunting
Curah Hujan Tinggi, BPBD Kampar Sambangi PLTA Koto Panjang
Penimbunan Ruas Jalan Sungai Beringin Tembilahan Dimulai
Polsek Langgam Ringkus Dua Pelaku Pencurian 48 Tandan Sawit PT MUP
Yusri Bongkar Dugaan Greenwashing RAPP, Aktivis Jho Kacau: Jangan Cuma Koar, Mana Bukti Nyata