Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Anggota DPRD Pekanbaru Sebut RSD Madani Kurang Layak
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru, Ruslan Tarigan mengatakan saat ini Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru masih belum layak untuk beroperasi.
Rumah sakit yang ada di Jalan Garuda Sakti, Kecamatan Bina Widiya yang dibangun sejak tahun 2016 ini pembangunannya masih terus berlanjut hingga saat ini. Selain belum layak huni, Ruslan juga mengatakan saat ini kondisi RSD Madani sunyi dan miris.
“Kita padahal sudah menggelontarkan uang ratusan milliar ya untuk itu, tapi dari hasil yang kita lihat, jauh dari ekpetasi yang dipaparkan. Jauh daripada yang diharapkan saat presentase mereka,” cakap Ruslan, Jumat (12/3/202).
Untuk di tahun ini sendiri, Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru mengajukan penambahan anggaran untuk tahap penyelesaian bangunan RSD Madani lebih kurang sebanyak Rp35 miliar.
Politisi PDI Perjuangan ini juga menyebutkan bawa vendor atau rekanan Pemko Pekanbaru dalam membangun RSD Madani tidak bekerja secara profesional, baik itu dalam pekerjaan dan juga waktu penyelesaian.
"Kita lihat belum maksimal dan tidak profesional dalam segi pengerjaan dan waktu penyelesaian, memang kita lihat bangunanya kurang layak lah. Ya dari sekilas kita pandang, belum kita panggil ahli bangunan ya. Dari sekilas memandang, agak kuranglah seperti itu,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Sigit Yuwono mengatakan akibat dari kekurangan sarana dan prasarana tersebut menjadi pengganjal RSD Madani untuk bisa bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.
"Ruang operasi dan ICU belum ada, ini dibutuhkan Rp35 miliar lagi," cakap Sigit, Senin (15/2/2021).
Politisi Demokrat ini meminta Pemko Pekanbaru lebih serius lagi untuk merampungkan RSD Madani, terlebih lagi saat ini RSD Madani sudah menjadi ikon Kota Pekanbaru. Selain itu masa jabatan Walikota Pekanbaru, Firdaus sudah berada di ujung masanya.
"Jangan nanti tidak selesai, untuk BPJS saja sampai saat ini belum selesai. Jadi RSD Madani ini PR yang masih panjang, dan kita berharap sebelum berakhir masa jabatan walikota RSD Madani sudah rampung 100 persen," jelasnya.
Sementara itu sekretaris Dinas Kesehatan (Diskes) Pekanbaru, Zaini Rizaldy Saragih mengatakan dalam anggaran perubahan esok pihaknya akan kembali mengajukan anggaran yang dibutuhkan untuk menyelesaikan RSD Madani.
"Dibutuhkan Rp35 miliar dan nanti di anggaran perubahan akan coba kita masukan lagi, saat ini kita manfaatkan apa yang ada dulu," katanya.
.png)

Berita Lainnya
Pejabat Pemko Pekanbaru Ramai-ramai ke Makassar, Asisten I: Agenda Tahunan Kedinasan
Rider R25 Puji Ketangguhan WR 155, Tenaganya Jos
Insentif RT/RW di Pekanbaru Naik 100 Ribu
Satlantas Polres Inhil Bantu Uraikan Kemacetan di Kempas
Masa Jabatan segera Berakhir, Firdaus-Ayat Dituntut Tuntaskan Tunda Bayar
Mobil Viral Diduga Milik Balai PPHLHK Ternyata Menunggak Pajak
Provinsi Riau Realokasi dan Refocussing Anggaran Rp 399 Miliar untuk Tangani Covid-19
Korban Terakhir Empat Remaja Tenggelam di Inhu Ditemukan
Ditetapkan Gubri, UMP Riau Tahun 2021 Tak Naik
Bawaslu Inhil Gelar Simulasi Mediasi dan Sidang Adjudikasi Penyelesaian Sengketa Pemilu
Pakar Sarankan Pemerintah Lakukan Kajian Geologi di Tenayan Raya
Persiapan Konversi BRK ke Perbankan Syariah Terus Digesa