Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Yasonna Beri Kesempatan Dua Kader Demokrat Pertanyakan KLB Sibolangit, Begini Respon Mereka
JAKARTA (INDOVIZKA) - Dua politikus Fraksi Partai Demokrat di Komisi III DPR yakni Santoso dan Benny K Harman, memilih bungkam dan mengaku percaya Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, akan bersikap objektif dalam menangani persoalan kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara.
Sikap terkesan memilih bungkam itu, disampaikan Santoso, secara resmi saat bertemu langsung dengan Yasonna Laoly dalam rapat kerja Komisi III DPR bersama Menteri Hukum dan HAM di DPR, Rabu (17/3/2021).
"Yang pertama saya ingin sampaikan, kita belum tanya dulu soal KLB Deli Serdang. Karena kita yakin Pak Menteri akan objektif menilai atas apa yang terjadi di Demokrat saat ini," ujar Santoso, menjawab pertanyaan dari Yasonna Laoly.
Sebelumnya, di awal pembukaan rapat, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, melontarkan penawaran khusus kepada Santoso dan Benny K Harman, untuk mempertanyakan langsung kepada dirinya, hal-hal berkaitan dengan kisruh Partai Demokrat. Terutama soal KLB di Sibolangit.
"Tentunya Pak Santoso juga barangkali ada masalah ini di Partai Demokrat. Masalah Partai Demokrat, ini Pak Benny yang lebih dulu apa? Yang mana dulu terserah saja," ujar Yasonna dalam rapat itu.
Pernyataan itu, dilontarkan Yasonna, mengingat sebelumnya Kementerian Hukum dan HAM pada Selasa (16/3/2021), telah menerima dokumen permohonan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara.
Terekait itu, Yasonna Laoly menyatakan bahwa pihaknya akan mempelajari dokumen itu terlebih dahulu.
"Kami akan teliti kelengkapan dokumen pelaksanaan KLB, apakah telah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan AD/RT partai," kata Yasonna dalam keterangan yang diterima INDOVIZKA.com, Selasa (16/3/2021).
Selain itu Yasonna meminta semua pihak untuk bersabar sebelum Kemenkum HAM mengambil sikap.
"Kami lihat dulu. Biasanya, kalau ada yang tidak lengkap, kami minta dilengkapi, tentu ada tengat waktu kami beri untuk melengkapi," katanya.
.png)

Berita Lainnya
Politisi PKB Sebut Risma Kandidat Kuat Gubernur DKI, Anies Terancam
Bermunculan Sayap Partai Dukung Moeldoko di Riau, Ini Kata DPD Demokrat Riau
PPP Tunjuk Arwani Thomafi Gantikan Posisi Arsul Sani Sebagai Sekjen
Dani Suara Terbanyak, Berikut Delapan Caleg yang Lolos ke DPRD Riau dari Dapil Inhil
Bawaslu Riau Temukan 2.000 Lebih Surat Suara Rusak
PKB Pekanbaru Siap Usung Abdul Wahid di Pilgubri, Taufik Maju Pilwako
Jelang Muscab, PKB Bengkalis Santuni Duafa di Pematang Duku
Putra Riau Ini Maju Calon Ketum PB HMI, Berikut Profilnya
Kalah di 7 Pilkada Riau, Golkar Beberkan Penyebabnya
PKB Sambut Ferryandi dengan Tangan Terbuka Maju Pilkada Inhil
Kemenkumham Sahkan SK DPP PPP 2020-2025, Ini Susunan Pengurusnya
Daftarkan Caleg ke KPU, DPD Golkar Optimis Raih Kursi Lebih Dari Tahun Sebelumnya