Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Imigran Afganistan Butuh Waktu hingga 10 Tahun sebelum Pindah ke Negara Tujuan
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Para imigran yang berasal dari Afganistan ternyata tidak membutuhkan waktu yang sebentar untuk mencapai negara tujuannya seperti Amerika, Kanada, maupun Australia. Mereka keluar dari negara asalnya karena konflik berkepanjangan.
Memilih mengungsi ke negara lain agar bisa hidup dengan lebih baik dan aman. Namun tak semua pengungsi bisa mencapai mimpi mereka dengan segera. Tak jarang ada yang tertangkap karena tidak punya surat-surat lengkap atau ilegal.
Seperti para imigran yang saat ini ditampung di Pekanbaru, mereka dibiayai hidupnya oleh UNHCR sebagai salah satu lembaga di PBB dan dananya dikelola oleh IOM.
"Ada yang tinggal di sini (Pekanbaru) delapan atau sembilan tahun, prosesnya gak cepat," cakap Navid, salah satu pengungsi, kepada INDOVIZKA.com, Rabu (7/4/2021).
Penderitaan imigran asal Afganistan ini juga bertambah dengan minimnya fasilitas yang mereka terima dari Internasional Organization For Migration (IOM), di tempat mereka tinggal saat ini dalam satu kamar dihuni 6 hingga 7 orang.
"Kami tidak menetap tinggal di Indonesia, kita mau proses ke negara lain dan dipercepat," tegasnya.
Navid mengungkapkan dirinya beserta keluarganya sudah 4 tahun berada di Pekanbaru, selain itu ada juga pengungsi lainnya yang sudah bermukim di Pekanbaru hingga 10 tahun lamanya.
Di Indonesia Navid mengungkapkan kegelisahannya karena ia tidak bisa merasakan duduk di bangku sekolah. Selain tidak bisa bersekolah, bagi para pengungsi yang dewasa juga tidak dibolehkan untuk bekerja.
"Kami hanya bisa makan dan tidur, ada teman yang sudah pindah ke Australia mereka bisa bekerja dan juga sekolah," tutupnya.
.png)

Berita Lainnya
Dapat Dukungan Mayoritas Pengurus, Muridi Susandi Digadang-Gadang Bakal Calon Ketua PW IWO Riau
Lonjakan Penumpang Warnai Libur Isra Mi'raj dan Imlek di Bandara SSK II Pekanbaru
Polres Inhil Imbau Warga Waspadai Berita Hoax Jelang Pilkada
DP2KBP3A Inhil Raih Predikat KLA
Buka Peluang Jadi Travel Agen Wisata, PT Bali Token Adakan Pertemuan di Tembilahan
Kantor Bapekam Merempan Hilir Megah, Bupati Siak: Kursinya Empuk
Kunjungan ke BP Batam dan KEK Nongsa, HIPMI Dukung Pemda Inhil Bentuk Kawasan Ekonomi Khusus
KPAD Inhil Ingatkan Bahaya Skullbreaker Challenge
Dukung Tugas TNI, Gubernur Riau: Gedung Mako TNI AL Bentuk Perhatian Pemprov Riau
Lebih dari 100 Koperasi di Inhil Dibekukan Selama Tahun 2019
Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Pekanbaru Mulai Disalurkan
Kapolres Pelalawan Jalin Silaturahmi Bersama Tokoh agama dan Tokoh Masyarakat Pelalawan