Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Positif Covid-19, 3 Atlet dan 2 Pelatih Dayung Riau Gagal ke PON Papua
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Dua pelatih dan tiga atlet asal Riau batal diberangkatkan ke PON XX Papua setelah terkonfirmasi positif Covid-19. Lima orang tersebut berasal dari cabang olahraga dayung.
Kabar adanya lima orang positif Covid-19 dari dayung tersebut dibenarkan oleh Sekretaris Umum Pengprov PODSI Riau, Amrizal. Ia mengatakan, yang terkonfirmasi postif Covid-19 itu 2 orang pelatih dan 3 atlet dayung.
"Ada lima orang, 2 pelatih dan 3 atlet," ujar Amrizal, Kamis (23/9/2021).
Amrizal berharap 3 atlet dan 2 orang pelatih itu bisa negatif setelah nanti kembali dilakukan test PCR.
"Kita berdoa mudah-mudahan mereka negatif Covid-19 setelah kembali dilakukan Test PCR dalam waktu dekat ini," ujarnya
lagi.
Seharusnya kelima atlet dan pelatih itu berangkat ke Papua pada Kamis, bareng kontingen cabor sepaktakraw dan beberapa pengurus KONI Riau.
Hingga saat ini kelima orang tersebut belum bisa dipastikan berangkat ke Papua kerena harus menjalani isolasi. Jika dalam tes PCR ulang dan setelah negatif baru diberangkatkan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Sementara itu, Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Riau, dr Indra Yovi, mengatakan, diketahuinya atlet dan pelatih tersebut positif Covid-19 setelah mereka melakukan tes swab PCR sebagai salah satu syarat untuk bisa berangkat ke Papua.
"Lima orang atlet dan pelatih yang positif Covid-19 itu tanpa gejala, dan satu orang gejala ringan. Semuanya sudah diisolasi di tempat isolasi yang ada di Pekanbaru," kata dr Yovi.
Lebih lanjut dikatakannya, saat ini para atlet dan pelatih yang terkonfirmasi positif Covid-19 dilakukan isolasi minimal selama 10 hari, sembari menjalani pengobatan Covid-19.
"Isolasi dilakukan minimal 10 hari ke depan, ditambah tiga hari apabila sudah tanpa gejala. Jadi selama itu mereka harus isolasi. Apabila dites PCR lagi kemudian negatif, tentu kita menunggu dari panitia PON apakah mereka diperbolehkan untuk tetap berlaga atau tidak," jelasnya.
Terkait adanya atlet yang positif tersebut, pihaknya juga sudah melakukan tracing untuk memutus penyebaran Covid-19.
"Tracing sudah dilakukan pada kontak erat pada atlet ini. Termasuk pelatih dan lingkungan sekitarnya. Jadi masih belum tahu dari mana klaster penularannya," ujarnya.
.png)

Berita Lainnya
Membanggakan Dua Orang Putra Seribu Parit Tembus 8 Besar Bulutangkis Piala Presiden 2022
Jelang Pelantikan, Pengurus PBSI Kampar Gelar Rapat Pemantapan Organisasi dan Komitmen
Beri Asnawi Mangkualam Kontrak Baru, Ansan Greeners Samakan dengan Park Ji-Sung
12 Tim Ikuti Kejurnas PPLP dan SKO Cabor Sepakbola di Riau
Sumbangan Mengalir ke Bocah SD Juara I Lomba Lari yang Nangis Tanpa Hadiah
Turnamen Volly Ball Putri Tapung Keok di Kampar Kiri, Putra Masuk Final
Menpora Sebut Persiapan Indonesia Jelang World Cup U-20 Sudah Rampung
6 Atlet Sepak Takraw Riau Wakili Indonesia Di Iven King's Cup Thailand
Rayakan Milad ke 2, Indovizka Futsal Academy Tembilahan Gelar Syukuran dan Eksebisi
Kabar Duka Cita Berdatangan untuk Kiper Thailand "Kawin" Usai Laga Melawan Indonesia
Peserta Kejurnas Sepakbola Antar PPLP/SKO Uji Coba Lapangan di Pekanbaru
Atlet Renang Asal Inhil Raih Medali Emas di Peparnas XVI Papua