Pilihan
Enggan Dibawa ke Kantor, Terapis Pijat SPA di Pekanbaru Adu Mulut dengan Satpol PP
PEKANBARU, (INDOVIZKA) - Satpol PP melakukan operasi yustisi disejumlah tempat hiburan. Mulai dari SPA, karaoke dan billiard, pada Jumat malam hingga Sabtu (9/10/2021) dinihari.
Salah satu yang menjadi sasaran Satpol PP adalah Glamour Spa di Jalan Tuanku Tambusai. Petugas mendapati sejumlah terapis pijit sedang menanti tamu. Saat diperiksa, mereka tidak memiliki kartu identitas. Petugas terpaksa membawa para terapis dan juga karyawan tersebut ke kantor Satpol PP lantaran tidak memiliki kartu identitas atau KTP domisili.
Petugas sempat adu mulut dengan terapis. Sebab, para terapis tidak mau dibawa ke kantor Satpol PP Jalan Sudirman. Bahkan penjamin wanita terapis ini juga sempat menolak karyawannya dibawa. Setelah berdialog, akhirnya petugas menggelandang beberapa wanita dari tempat itu.
Kabid Ops Satpol PP Kota Pekanbaru Reza Aulia Putra mengatakan karyawan Glamour Spa tersebut tidak memiliki KTP Kota Pekanbaru sehingga harus didata di kantor Satpol PP Pekanbaru.
"Mereka akan didata. Kita minta penjamin untuk menjemput. Jika belum ada KTP atau masih dalam pengurusan, harusnya ada surat domisili," jelas Reza.
Satpol PP juga menyasar Pocket Jalan Sultan Syarif Kasim, Pujasera 88 Jalan Sultan Syarif Kasim serta The Platinum Jalan Lokomotif.
Dari beberapa tempat tersebut petugas mengamankan beberapa muda-mudi diduga pasangan tidak resmi.**
.png)

Berita Lainnya
Sudah Berhari-hari Warga Bukit Kapur Dumai Keluhkan BBM Langka
Polda Metro Jaya Amankan 5,9 Kg Sabu dan Satu Tersangka di Pekanbaru
Pascalebaran, Wabup Rohul Minta ASN Tingkatkan Kinerja
Dampak Banjir dari PT. SAGM, Roda Perekonomian Desa Kuala Sebatu Mati
Buka Musrenbang RKPD 2026, Kasmarni Ajak Satukan Langkah Wujudkan Negeri Bermasa serta Unggul di Indonesia
Serapan APBD Rendah, Sekdaprov Riau Kumpulkan OPD
Pemkab Inhil Minta Bantu Perbaikan Jembatan, Pemprov Riau Pelajari
Kasus Covid-19 Masih Fluktuatif, Pemko Lakukan Sosialisasi Kesehatan
Abdul Wahid Serahkan Bantua Hand Sanitaizer dan Masker Kepada NU Meranti
BAPERA Ditengarai Mulai Mempersatukan Elemen Pemuda Paska Pilkada Pelalawan
Rugikan Negara Rp1,8 Miliar, Ini Modus Korupsi yang Dilakukan Yan Prana
Efrizon, Anggota DPRD Pelalawan Berdarah Minang, Sampaikan Duka Mendalam atas Bencana di Sumatera Barat