Pilihan
Hasil Audit Belum Keluar
Kelanjutan Pembangunan RSUD Bangkinang Tidak Masuk dalam Rancangan KUA-PPAS RABPD TA 2022
BANGKINANG KOTA - Kelanjutan Pembangunan Gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkinang tidak masuk dalam pembahasan Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) - Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2022.
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kampar Iib Nursaleh saat di konfirmasi kemarin, dari Bangkinang Kota menegaskan bahwa kelanjutan pembangunan gedung RSUD Bangkinang masih menunggu hasil audit.
"Ndak pak. Tunggu hasil audit dulu," tegas Iib yang juga DPC MKGR kabupaten Kampar.
Politisi Golkar asal Perhentian Raja ini menambahkan, bahwa kelanjutan pembangunan gedung tersebut tidak bisa dianggarkan apabila hasil audit belum selesai.
"Tak bisa dianggarkan kalo belum selesai auditnyo," tegas Iib lagi.
Iib membeberkan pada saat pembahasan pertama Rancangan KUA-PPAS RAPBD kabupaten Kampar TA 2022 di tingkat Komisi II tidak hadir yang hanya diwakili anggotanya.
"Pada saat pembahasan pertama Direktur RSUD tak hadir, dan diwakili oleh anggotanya yang kami putuskan membatalkan rapat," ungkap Iib.
Ia berharap kepada Direktur RSUD mesti serius untuk menyelesaikan dan berupaya maksimal untk menyelesaikan status bangunan baru tersebut.
"Dan jangan lepas tangan," sentilnya.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang didapat pada pembahasan pertama, Direktur Umum RSUD Bangkinang memang tidak hadir karena ada halangan yakni keluarga meninggal dan diwakilkan kepada staf.
Tapi pada rapat kedua, Dirut RSUD Bangkinang dr Fitrah Abadi hadir langsung memenuhi undangan Komisi II yang dihadiri Pimpinan Komisi II dan Anggota lainnya.
Sebelumnya, pembangunan RSUD Bangkinang ini cukup memakan anggaran cukup besar, namun kontraktor alias perusahaan pemenang tender tersebut tidak sanggup menyelesaikan pekerjaannya.
Berdasarkan informasi berkembang, pembangunan gedung RSUD Bangkinang ini menjadi atensi aparat penegak hukum yakni Kejaksaan Negeri Tinggi (Kejati) Riau.
.png)

Berita Lainnya
Rezeki Nomplok, Pedagang Pulsa di Pelalawan Dapat Mobil Avanza dari Telkomsel
Anggota DPRD Pelalawan Yusri SH Berikan Ucapan Selamat Atas Pemberian Gelar Adat Kepada Wabup Pelalawan
Cek Posko PPKM, Tim Supervisi Pamatwil Polda Riau Berkunjung ke Inhil
Proyek IPAL Bikin 'Pusing' Masyarakat dan Pengusaha, DPRD Belum Jadi Panggil Kontraktor
Polisi Bongkar Prostitusi Online di Meranti, Tarif Rp500 Ribu Sekali Kencan
Taman RTH Pekanbaru Disulap Lebih Cantik
Pilkada 2024, Bupati Bengkalis Deklarasikan Maju Untuk 2 Periode
Terdampak Covid-19, 3 Ribu UKM di Inhil Tunggu Realisasi Bantuan dari Pusat
Banjir Mulai Genangi Pemukiman Warga 2 Desa di Kecamatan Bonai Darusalam
Judi Online Dinilai Jadi Ancaman Sosial-Ekonomi, PB HMI MPO Desak Menteri Terkait Mundur
Warga Dumai Lengkapi Positif Covid-19 di Riau Jadi 40 Kasus
Tindak Ratusan Jukir Pekanbaru, Banyak Pelanggaran Tak Pakai Atribut