Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Kemenkes Sediakan 30 Kit Pendeteksi Omicron Berbasis RNA
JAKARTA (INDOVIZKA) - Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono mengemukakan pemerintah telah menyediakan seperangkat komponen atau kit pendeteksi varian baru Omicron (B.1.1.529) berbasis RNA.
"Kita sudah kembangkan dan sudah punya 30 kit. Satu kit per 124, artinya kita punya 3.000 lebih kit yang akan mengidentifikasi Omicron dengan cara bukan Whole Genome Sequencing (WGS), tapi dengan RNA," kata Dante Saksono Harbuwono Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (10/12).
Kit berbasis RNA tersebut diutamakan untuk deteksi dini importasi Omicron di pintu masuk negara, seperti Bandara Soekarno Hatta, perbatasan Etikong Kalimantan Barat dan Bandara lainnya.
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
- Pemkab Pelalawan Sediakan Bantuan Penyebrangan Roda Dua Gratis Melintasi Banjir Jalan Lintas Timur
Dante mengatakan varian Omicron sampai saat ini sudah kita lakukan genome sekuensing dengan hasil masih belum teridentifikasi di Indonesia.
Walaupun belum terdeteksi, kata Dante, pemerintah tetap melakukan identifikasi, terutama di daerah pintu masuk baik darat, laut, dan udara.
"Dengan cara semua kasus yang PCR-nya positif dilakukan genom sekuensing. Memetakan gennya sehingga kita bisa tahu bahwa itu varian Omicron atau bukan," katanya.
Dante mengatakan Kemenkes telah menambah laboratorium pemeriksaan WGS dari awalnya berjumlah 12 unit, saat ini menjadi 14 unit laboratorium.
Guna mempercepat WGS, kata Dante, Kemenkes juga melakukan metode baru dengan menggunakan PCR khusus bernama metode S-gene target failure' (SGTF).
Metode SGTF, kata Dante, akan mendeteksi menggunakan PCR dengan menentukan probable Omicron untuk mengetahui posisi khusus sekuensing DNA dan RNA.
.png)

Berita Lainnya
Gelang Khusus Nonton WSBK Mandalika, Wajib Swab dan Siapkan PeduliLindungi
Update Corona di Riau 2 Juli: 188 Pasien Sembuh, 30 Masih Dirawat
7 Faktor Penyebab Munculnya Lemak Perut
Dinkes Riau Bantah 2 Warga Riau Meninggal Usai di Vaksin COVID-19
IDI Perintahkan Para Dokter Waspada Terkait Covid-19 Varian Omicron
Dinkes Riau Minta Apotik Tidak Menjual Obat Sirup
Pasien Positif Covid-19 di Riau Didominasi Laki-Laki Berusia 18-60 Tahun
Antisipasi Corona, Dewan Inhil Minta Pemda Kampanyekan Makanan Peningkat Imunitas Tubuh
Dari Uji SWAB, 3 Santri Inhil dari Jatim Positif Corona
Nunggak Iuran BPJS Kesehatan Terancam Denda Hingga Rp30 Juta
15.023 Produk Farmasi dan Pangan Ilegal Dimusnakan di Inhil
Tim Penegakan Disiplin Covid-19 Awasi Ketat Pelabuhan Pelindo Tembilahan