Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Kasus Ternak Mati Terjangkit Penyakit Ngorok di Kampar Kembali Bertambah
INDOVIZKA.COM - Kasus ternak mati terpapar penyakit ngorok atau Septicaemia Epizootica (SE) kembali terjadi di Kabupaten Kampar.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau mendata ada dua ternak yang terjangkit dan mati.
Itu dikatakan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau Herman melalui Kabid Kesehatan Hewan Faralinda Sari. Ia menyebut, ternak yang terpapar SE di Kabupaten Kampar tepatnya di daerah Sungai Pagar, diduga terpapar dari ternak lain.
"Laporan yang kami terima ada dua ternak yang mati karena penyakit SE, namun yang terpapar kemungkinan lebih dari itu," sebut Fara dikutip mediacenter.riau.go.id.
Pihaknya menduga ternak yang terpapar SE itu terpapar dari ternak sebelumnya di daerah XIII Koto Kampar. Saat itu banyak ternak yang dijual meski daerahnya sudah banyak ditemukan ternak yang terpapar penyakit ngorok.
"Dugaan kami ternak-ternak yang dijual itu sudah terpapar SE, dari ternak itulah menular ke ternak lainnya di daerah lain," sebutnya.
Dari informasi yang pihaknya terima, masyarakat enggan melapor jika ada ternak terpapar SE. Sebab takut tidak bisa segera menjual ternaknya.
Padahal, kalau jual beli ternak terus dilakukan di tengah kondisi ternak terpapar SE, bakal merugikan peternak lain. Maka itu hendaknya laporkan saja, agar penyebaran penyakit ngorok bisa dihentikan.
.png)

Berita Lainnya
Kenali Gejala Omicron, Varian Baru Covid-19
Prevalensi Stunting di Desa Bagan Jaya-Pelangiran Tahun 2024
Direktur RSUD Puri Husada Nilai Rancangan Bilik Sterilisasi PKB Inhil Refresentatif
Turunkan Angka HIV/AIDS, KPA Inhil Gelar Rakor dan Penanggulangan AIDS
4 Orang Dinyatakan Positif, Nakes Puskesmas Tembilahan Kota Lakukan Swab Massal
Hari Ini Riau Bertambah 27 Kasus Positif Covid-19
Dinkes Inhil Sebut Ada 8 Kelompok Yang Termasuk Dalam SPM HIV
Cara BNPB Kelola Data Kasus Covid-19 dari Berbagai Daerah
Pemerintah Sudah Siapkan Obat Hingga Fasilitas Kesehatan Hadapi Varian Omicron
Kasus Perdana di Rohil, Seorang Warga Bagan Batu Positif Covid-19
Dinkes Inhil Terus Sampaikan Informasi Dampak Stunting Pada Bayi dan Balita
Positif Covid-19 di Inhil Bertambah 5 Orang