Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Piala AFF 2020: Shin Tae-yong Bongkar Kelemahan Malaysia Sebelum Pertandingan
JAKARTA (INDOVIZKA) - Timnas Indonesia meraih kemenangan 4-1 atas Malaysia pada laga terakhir babak penyisihan Grup B Piala AFF 2020 Ahad malam kemarin. Strategi yang dipersiapkan Pelatih Indonesia Shin Tae-yong sebelum pertandingan berjalan sempurna.
Akun PSSI TV di media sosial Youtube membagikan video situasi ruang ganti Timnas Indonesia sebelum pertandingan dimulai. Dalam salah salah satu adegan di video itu terlihat Tae-yong membongkar kelemahan para pemain belakang Malaysia kepada Irfan Jaya cs.
Tae-yong sudah memprediksi bahwa Pelatih Tan Cheng Hoe akan menurunkan bek Dion Cools yang baru bergabung dengan skuad Malaysia. Pemain bernomor punggung dua itu diprediksi tak akan memiliki stamina yang cukup karena baru tiba di Singapura beberapa hari sebelum pertandingan kemarin.
- Menang 2-0 Lawan Arab Saudi, Ranking FIFA Timnas Indonesia Langsung Naik
- Imbang Jamu PSKC Cimahi, PSPS Pekanbaru Kembali Gagal Raih Tiga Poin
- Kalahkan Prancis di Final Sepakbola Olimpiade 2024, Spanyol Raih Emas
- Usai Prancis Gagal ke Final Euro 2024, Pelatih Didier Deschamps Pasang Badan
- Euro 2024, Spanyol Diprediksi Menang Lawan Italia
Pelatih asal Korea Selatan itu juga membongkar kelemahan bek senior Malaysia Junior Eldstal dan gelandang bertahan bertahan Baddrol Bakhtiar. Eldstal yang bernomor punggung lima dan Bakhtiar yang bernomor punggung delapan disebut tak memiliki kecepatan sehingga Tae-yong menginstruksikan pemainnya untuk terus menekan mereka.
"Nomor 2 dan nomor 5. Nomor 2 ini baru datang juga kesini. Jadi kalau main 30 menit pasti dia akan capek sendiri. Nomor 5 dan nomor 8 mereka kecepatan tidak ada. Kalau kalian didorong sekali kulepas sekali jadi nggak apa-apa, jadi percaya diri main," kata Tae-yong yang yang diterjemahkan sang penerjemah, Jeong Seok-seo, di hadapan seluruh punggawa Timnas Indonesia.
Selain itu, Shin Tae-yong juga memberikan instruksi khusus kepada Irfan Jaya. Pemain PSS Sleman itu diminta bermain agresif untuk membongkar celah di sisi sayap kanan pertahanan Malaysia.
Dia juga meminta anak asuhnya untuk tak mudah melepaskan umpan silang tinggi karena dianggap akan sangat mudah dihalau oleh Dion Cools Junior yang memiliki tinggi tubuh 185 cm dan 191 cm.
"Irfan, main agresif ke samping. Jadi main ke samping ya. Nomor 2 dan 5 sangat tinggi, jadi kalau tidak ada opsi lagi passing ke depan saja. Taruh di ruang kosong disini. Harus agresif untuk cari ruang kosong di belakang," kata Tae-yong.
Strategi yang dipersiapkan Tae-yong itu nyatanya cukup ampuh. Malaysia memang sempat mengancam pertahanan Timnas Indonesia pada awal babak pertama dan mencetak gol lewat Kogileswaran Raj pada menit ke-13.
Timnas Indonesia menyamakan kedudukan setelah melakukan serangan gencar setelah menit ke-30. Irfan Jaya menyamakan kedudukan setelah menerima umpan matang dari Witan Sulaeman pada menit ke-36.
Kedudukan bahkan berbalik menjelang turun minum. Tusukan Pratama Arhan berbuah gol kedua bagi Irfan Jaya pada menit ke-43.
Pada babak kedua, Timnas Indonesia kembali tampil agresif. Alhasil, Pratama Arhan membuat skor menjadi 3-1 setelah melepaskan tendangan keras dari sudut sempit di luar kotak penalti. Gol terakhir skuad Garuda diciptakan oleh pemain pengganti Elkan Baggott. Pemain yang bermain di Liga Inggris itu mencetak gol setelah menerima umpan sepak pojok Evan Dimas.
Kemenangan 4-1 pada laga kontra Malaysia itu membuat Timnas Indonesia meraih posisi puncak Grup B Piala AFF 2020. Skuad Merah Putih sebenarnya mendapatkan poin yang sama dengan Vietnam hanya saja unggul karena menciptakan gol lebih banyak. Indonesia akan menantang tuan rumah Singapura pada laga semifinal pertama Rabu, 23 Desember 2021.
.png)

Berita Lainnya
Hariadi Siap Maju Jadi Ketua PBVSI Inhil
6 Atlet Sepak Takraw Riau Wakili Indonesia Di Iven King's Cup Thailand
Masuk Timnas U-12, Putra Asal Riau Terpilih Ikut Kompetisi Sepak Bola Kuala Lumpur Cup Malaysia Premier’s International Youth Football
Timnas Futsal Indonesia Resmi Rekrut Hector Souto Jadi Pelatih
Usai Mundur dari Timnas Singapura, Tatsuma Yoshida Jadi Pelatih Ventforet Kofu
Pelatih PSIS Semarang Imran Nahumarury Mengundurkan Diri
IKASI Riau Bertekad Pertahankan Juara Umum Dalam PON 2024
Kabar Gembira bagi Para Gamers, Cabor ESI Resmi Jadi Anggota KONI Inhil
Turnamen Mini Futsal U-10 Tahun, Indovizka Academy Tembilahan Jadi Juara
29 Pemain Garuda Dipanggil TC Jelang Indonesia vs Malaysia di AFF U-23
Porwanas XIII: Cukur Bali 11-1, Tim Futsal PWI Riau Lolos Semifinal
Kalah Beruntun, Timnas Indonesia U24 Tersingkir dari Asian Games 2023