Pilihan
Malioboro Pekanbaru sudah Dibuka, Begini Penampakannya
PEKANBARU (INDOVIZKA)- Wisata malam dan kuliner atau 'Malioboro' Kota Pekanbaru sudah mulai dibuka. Namun, lokasi wisata kuliner di Jalan Agus Salim yang ditata Pemerintah Kota (Pemko) itu masih sangat jauh dari kata sempurna.
Pantauan wartawan, Kamis (17/2/2022) malam, jika masuk dari Jalan Sudirman, di sisi kanan memang sudah ada gerobak dagangan yang berjejer. Ada sekitar 10 gerobak, lengkap dengan kanopi dengan lebar lebih kurang 4 meter.
Namun, baru satu pedagang saja yang berjualan, persis di simpang Jalan Agus Salim - Jenderal Sudirman. Penerangan di sepanjang jalan itu pun belum maksimal.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan, sudah mendata ada 40 pedagang yang mendaftar berjualan di lokasi wisata kuliner malam tersebut. Hanya saja belum aktif lantaran para pedagang ini masih melakukan persiapan.
"Ada 40 pedagang yang sudah mendaftar. Tetapi mereka masih melakukan persiapan selama 2 atau 3 hari ini," kata Ingot.
Di Malioboro ala Pekanbaru ini akan dibagi tiga zona waktu, yaitu zona pasar pagi, zona lalu lintas dan pedestrian, serta zona pasar dan wisata malam. Penataan jalan ini merupakan upaya untuk memperindah citra Pekanbaru, dan agar jalan lebih estetik dan efektif mendukung fungsi publik.
Zona pertama sesuai fungsi jalan itu sebagai tempat melintas atau pedestrian dari pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB. Kawasan itu harus kosong atau bebas dari pedagang agar pengendara dan masyarakat yang melintas bisa menggunakan ruas jalan tersebut.
Zona kedua yakni pukul 17.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB. Pada jam ini jalan bisa dimanfaatkan sebagai lokasi bagi pelaku UMKM. Pedagang bisa menggunakan ruas jalan ini untuk pelaku usaha kuliner dan industri kreatif. Kawasan itu jadi ruang untuk membangun perekonomian.
Kemudian zona ketiga yakni pukul 01.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB bisa digunakan oleh pedagang tradisional yang kini jualan di sana. Ia mengingatkan agar tidak ada kios liar. Diakuinya, saat ini banyak kios di lokasi yang mestinya jadi pedestrian.
.png)

Berita Lainnya
Seleksi Pejabat Tinggi Pratama Rohil Ditunda
Buruan Bayar PBB-P2, Mumpung Pemko Pekanbaru Menggratiskan Denda
Satresnarkoba Polres Pelalawan Gagalkan Peredaran 500 Gram Sabu, Seorang Pengedar Ditangkap di Pangkalan Kuras
Rangkaian Acara MTQ Ke 54 Tahun 2025 di Kecamatan Kampar Utara Berjalan Baik, Ini Ucapan dan Apresiasi dari Ketua Harian LPTQ Kampar
LLDIKTI Wilayah XVII Riau Disetujui, Gubri Ucapkan Terimakasih
Polres Inhil Gelar Bhakti Sosial di Lapangan Gajah Mada Tembilahan
Pj Bupati Inhil Hadiri Haul Guru Sekumpul ke-19 di Pondok Pesantren Nurul Muhibbin
Meriah dan Penuh Makna, HUT ke-61 Golkar Inhil Hadirkan 600 Paket Sembako dan Layanan Kesehatan Gratis
Hari Ketiga Rapat Pleno KPU Kampar, 15 PPK Sudah Selesai Penghitungan
Jaksa Klarifikasi 26 Orang dan Cek Alat Kesehatan RSUD Indrasari
Jalan ke Terminal AKAP Pekanbaru Seperti Sungai, Banyak Motor Mogok hingga Mobil Putar Arah
Pemuda Ini Nekat Lalu-lalang Bawa Sabu Depan Polsek Batang Gansal