Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Ratusan Hotspot Terdeteksi di Sumatra Hari Ini, 8 Titik di Riau
PEKANBARU, (INDOVIZKA) - Sebanyak 140 titik panas (hotspot) terdeteksi di Pulau Sumatra, Sabtu (26/3/2022) pagi. Titik-titik panas itu tersebar di delapan provinsi, termasuk Riau.
Dari pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui citra satelit, titik panas terbanyak terdeteksi di Provinsi Sumatra Barat 45 titik dan Sumatra Utara 33 titik.
Kemudian 17 titik di Sumatra Selatan, 16 titik di Bangka Belitung, 9 titik di Jambi, 7 titik di Bengkulu serta 5 titik di Aceh. Sementara di Provinsi Riau terpantau ada 8 titik panas.
"Delapan titik panas yang terdeteksi di Riau yakni 2 titik di Kabupaten Bengkalis Rokan Hulu, serta 1 titik masing-masing di Kabupaten Kampar, Kepulauan Meranti, Kuantan Singingi dan Indragiri Hulu," ujar Forecaster On Duty BMKG Stasiun Pekanbaru, Yasir Prayuna.
Dia mengatakan, dari pantauan citra satelit, delapan titik panas yang terdeteksi di Riau berada pada tingkat kepercayaan (level confidence) 30-79 persen atau sedang.
Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mengingat cuaca di Provinsi Riau hari ini diprediksi cerah serta curah hujan minim.**
.png)

Berita Lainnya
Sempat Nihil, Pagi Ini Hotspot Sumatera Tembus 942 Titik
Disdik Pekanbaru Diminta Lakukan Pencegahan LGBT Masuk ke Sekolah
PLN Himbau Warga Pelalawan Tidak Main Layang-Layang di Dekat Tiang Listrik
Masuki Musim Kemarau, Hotspot di Riau Terpantau 23 Titik
188 Orang Warga Pekanbaru Terkena GHPR, Diskes Pekanbaru : Tidak Ada Warga Yang Positif Rabies
Kapolres Inhil Pimpin Langsung Pemadaman Api di Gaung
Akan Terjadi El Nino di Indonesia, Ini Wilayah Terdampak dan Antisipasinya
Cegah Flu Burung, Distankan Perketat Pengawasan
Masyarakat Riau Diminta Waspada Banjir
Berkunjung ke DLHK Inhil, DPRD Inhu Bahas Pencemaran Limbah PT Bayas Biofuels
Pasangan LGBT Terjaring Razia Satpol PP Pekanbaru
Ini Penjelasan Kadiskes dan Kadis LHK Soal Limbah Covid-19 Riau