Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Penyandang Disabilitas Jadi Korban Pelecehan Hingga Hamil, Dinsos Bintan Ajak Guru Korban Ungkap Kasus
KEPRI,- Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, mengajak dua Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri di Tanjungpinang untuk mengungkap kasus pelecehan seksual dialami penyandang disablitas.
Dilansir dari ulasan.co, Guru yang diundang adalah Guru yang pernah mengajar perempuan berinsial V selaku korban pelecehan seksual hingga hamil enam bulan. Korban merupakan penyandang distabilitas, yakni tunarungu, tunawicara dan tunagrahita.
“Dua guru itu, pernah mengajar korban saat sekolah dulu. Makanya kita datangkan dua Guru SLB tersebut,” kata Kepala Seksi (Kasi) Anak Lansia Distabilitas Dinas Sosial (Dinsos) Bintan, Roro Novi di Bintan, Sabtu (20/8).
La menuturkan, korban V belum mau memberikan keterangan maupun petunjuk apapun terkait yang dialaminya. Ia menyampaikan, petugas melihat ada kecemasan dan kekhawatiran dari gerak gerik tubuh korban.
"Ini artinya, pelaku menakuti korban. Keterangan yang diperoleh hanya ada bayi di dalam tubuhnya, dan masih kecil. Itu saja yang kami dapat dari korban,” terang dia.
La menduga, pelaku adalah orang dekat dan kenal dengan korban.
“Kita ini memberikan asesmen dan pendampingan pada korban” ujarnya.
Sebelumnya, kondisi V diketahui keluarga dari hasil pemeriksaan di Puskesmas.
"Korban selalu mengeluh sakif perut dan mual hingga muntah-muntah, setelah di cek ke Puskesmas ketahuan bahwa ia hamil, kemudian orangtua korban melaporkan hal tersebut ke pendamping disabilitas yang ada di Toapaya," tambahnya.
Setelah mendapat laporan, Dinsos Bintan melakukan pendampingan korban dan keluarganya untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gunung Kijang.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Gunung Kijang, Ipda Romi Carles membenarkan hal tersebut.
"Iya kita sudah terima laporannya, masih proses penyelidikan," ungkapnya.
.png)

Berita Lainnya
Gadis 16 Tahun Ini Tewas di Terkam Hiu Saat Berenang Bersama Lumba-Lumba
Kapal di Inhil Terbakar, Satu ABK Meninggal Dunia
Hindari Tumpukan Pasir Pick-up Tabrak Grand Max di Perbatasan Tanjungpinang-Bintan
Diduga Kelelahan, Bapak Tua Ditemukan Meninggal saat Mencari Rumput
Tanah Longsor Kembali Terjang Tanah Merah
DLHK Tinjau Lahan Warga Yang Terdampak Limpahan Air Diduga Milik PT. SAGM
Korban Bencana Longsor di Seberang Tembilahan Dievakuasi
Ustaz di Sumbar Meninggal Saat Khotbah Idul Fitri
Tol Pekanbaru-Bangkinang Geger! Pajero Sport Modifikasi Terbakar
Respons Dugaan Keracunan MBG, SPPG Kembang Memohon Maaf dan Pastikan Evaluasi Menyeluruh
Kisah Ambo, Warga Guntung yang Akrab dengan Buaya Muara Selama 14 Tahun
Lempeng Pisang Banjar Khas Tembilahan Cocok Jadi Santapan Bareng Keluarga