Pilihan
Longsor di Natuna, Korban Meninggal Bertambah 15 Orang dan 50 Orang Masih Tertimbun
INDOVIZKA.COM - Progres pencarian korban tertimbun longsor di Pulau Serasan, Natuna, terus berlanjut. Data BPBD Natuna menyatakan korban meninggal tanah longsor bertambah menjadi 15 orang.
Awalnya jumlah meninggal tercatat 10 orang. Sampai saat ini sekitar 50 orang masih tertimbun longsor.
Dalam laporannya Kepala BPBD Natuna, Raja Darmika mengatakan, penemuan korban meninggal berada di Desa Genting dan Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan.
Raja mengatakan sampai saat ini pendataan juga terkendala jaringan komunikasi di Kecamatan Serasan. "Total korban yang sudah di evakuasi 15 orang," kata Raja, Selasa, 7 Maret 2023.
Kondisi cuaca di sekitar lokasi kejadian masih hujan sedang hingga lebat. Warga maupun petugas diminta untuk waspada.
Longsor di Natuna terjadi pada Senin, 6 Maret 2023. Longsor tersebut terjadi di Kecamatan Serasan, Natuna, Kepulauan Riau pada sekitar pukul 11.00 WIB ketika hujan deras melanda.
Akibat longsor ini sebanyak 1.216 warga mengungsi, 4 luka berat dan 50 orang lainnya masih dalam pencarian. Dalam peristiwa ini, 27 rumah warga dikabarkan tertimbun longsor.
.png)

Berita Lainnya
Akibat Longsor, Jalan Utama Menuju Kota Tembilahan Terancam Putus
Berikut Penjelasaan Polisi Tekait Insiden Kecelakaan Kerja di Tol Permai
Buruh Tani Temukan Jasad Membusuk di Kebun Sawit Bandar Petalangan
Warga Inhil Tewas Tersengat Listrik Tegangan Tinggi
Janji Tak Kunjung Ditepati, Kondisi Bangunan SDN 002 Sungai Teritip Masih Memprihatinkan
Modus Transfer Ilmu, Kiai di Meranti Cabuli Santriwati Hingga 9 kali
Seorang Pria di Sungai Salak Ditemukan Gantung Diri di Kamar Mandi
Jatuh dari Sepeda Motor, Pria Ini Tewas Ditabrak Mobil
DPRD Riau Bentuk Pansus Terkait Kecelakaan Kerja di PHR
Tidak berkontribusi memperbaiki jalan rusak, Bupati Zukri Tegur Perusahaan Sawit
Kepergok Bareng ASN Dispenda di Kamar Hotel, Istri Wabup Rohil Ternyata Nolak Buat Laporan
2 Titik Kebakaran Karena Arus Pendek, Ini Penjelasan Manajer PLN Tembilahan