Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
PKB Selalu Terbuka Tampung Aspirasi Masyarakat Inhil
INHIL,- Abdul Wahid SPdi MSi menyatakan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) adalah partai yang selalu terbuka, yang siap menampung aspirasi masyarakat.
Sebab, dijelaskan Abdul Wahid antara kebutuhan masyarakat Inhil dan kebijakan pemerintah adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.
"Masyarakat Inhil sudah pasti membutuhkan infrastruktur yang layak pakai, jalan, jembatan, fasilitas kesehatan, pendidikan dan lain sebagainya, demi menunjang kehidupan dan perekonomian, kebutuhan masyarakat ini harus terconnect dengan kebijakan yang tepat dari pemerintah," kata Abdul Wahid, Ketua DPW (PKB) Riau usai melantik PAC dan Ranting PKB se-Kecamatan Keritang, Minggu (4/9/2022) di Gor Futsal Kotabaru.
Untuk itu, Ia mengatakan PKB berusaha merealisasikan kebutuhan masyarakat Inhil tersebut.
"Saya sebagai ketua Partai PKB provinsi Riau sudah memberikan ambulance untuk masyarakat Riau khususnya di Kabupaten Inhil, yang hari ini Alhamdulillah sudah dapt dinikmati masyarakat luas," paparnya.
Bukan hanya ambulance, Jalan rigit beton yang terbentang lebar di Kecamatan Keritang, telah direalisasikan oleh Abdul Wahid dan dilanjutkan oleh H. Dani M Nursalam.
"Maka saya menempatkan H. Dani M Nursalam di Komisi IV bidang Pembangunan, agar dapat melanjutkan apa yang sudah dibangun, dan terbukti pembangunan itu direalisasikan di Jalan Kotabaru-Kilo 8 (Kempas,)," jelasnya.
Dalam bidang pendidikan, Calon kuat Gubernur Riau 2024 ini juga akan membangun Balai Latihan Kerja (BLK) di Kecamatan Keritang.
"Agar anak-anak kita tidak menganggur, kita akan bangun BLK bidang pelatihan komputer, semoga dengan dibangunnya BLK tersebut, anak-anak di Kecamatan Keritang dapat berlatih dan memiliki skill sehingga siap ditempatkan di dunia kerja," paparnya.
Melalui H. Dani M Nursalam, PKB akan merebut kepemimpinan eksekutif di pemerintahan Kabupaten Inhil.
"Jika Inhil ingin lebih baik lagi kedepan, pilihannya adalah mengambil kepemimpinan untuk kepentingan rakyat bukan untuk kepentingan kekuasaan. Saya sudah katakan, pemimpin itu harus mengetahui budaya dan keadaan serta permasalahan rakyatnya," terang Abdul Wahid.
.png)

Berita Lainnya
Ribuan Jamaat HKPB Riau Doakan Abdul Wahid Jadi Gubernur Riau
Kubu Moeldoko Sebut Timnya Lebih Lincah dan Tangkas Tanpa Razman Nasution
Update Polling Calon Gubernur Riau: Abdul Wahid dan Syahrul Aidi Berkejaran, Firdaus Paling Sedikit
DPR Minta Kemendagri, KPU dan Bawaslu Periksa Kebenaran Identitas Orient P Riwu Kore
Usung Ade-Rizal di Pilkada Inhu, PKB Dekati PKS
Musim Tanam 2020, PPP dan STII Inhil Dampingi Poktan Tanjung Jaya
Jika UU Pemilu Tak Direvisi, Pengamat Prediksi di 2024 Isu Pileg dan Pilkada Tenggelam oleh Pilpres
Masyarakat Sungai Salak Sambut Antusias Program Dana Kelurahan Dari Fermadani
Didukung Maju Pilkada Batam, Putra Kelahiran Inhil Ini Istiqarah Dulu
Demokrat Tuding Pemerintah Manfaatkan Isu Siswi Non Muslim Pakai Jilbab Tutupi Masalah Korupsi Bansos
Dr. Afni Mendaftar Sebagai Cabup Siak di PDIP dan PKB
Golkar Bantu Korban Bencana Kalsel-Sulbar Senilai Rp4,75 Miliar