Pilihan
Usulan Syafaruddin Poti Jadi Pimpinan Dewan Sudah Masuk ke Sekretariat DPRD Riau
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Sekretaris DPRD Riau, Muflihun mengatakan bahwa saat ini usulan resmi dari PDIP terkait pergantian Wakil Ketua DPRD dari Fraksi PDIP sudah masuk ke Sekretariat dan akan segera diproses.
Pergantian tersebut yakni Syafaruddin Poti yang menggantikan Zukri Misran yang berhenti karena maju Pilkada Pelalawan.
Muflihun mengatakan bahwa tahap selanjutnya adalah penjadwalan di Badan Musyawarah untuk dilakukan pengumuman di Paripurna DPRD Riau.
"Sudah masuk usulan dari PDIP, yakni pak Syafaruddin Poti. Kita jadwalkan di Banmus, untuk paripurna pengumuman usulan pimpinan DPRD dari PDIP. Paripurna kemungkinan tanggal 4 Januari 2021," kata Muflihun kepada INDOVIZKA.com, Rabu (23/12/2020).
Pria yang akrab disapa Uun ini menambahkan, bahwa proses selanjutnya setelah paripurna adalah dikirim ke Kemendagri melalui Gubernur Riau untuk dikeluarkan SK.
"Setelah paripurna baru dikirim ke Mendagri melalui Gubernur Riau untuk penerbitan SK," cakapnya lagi.
Untuk diketahui, sejauh ini kursi Pimpinan DPRD Riau hanya tinggal PDIP yang masih kosong. Sebelumnya, dua pimpinan DPRD yang kosong yakni Demokrat dam Golkar sudah selesai dilantik.
Keduanya yakni, Yulisman yang menggantikan Indra Gunawan Eet, dan Agung Nugroho yang menggantikan Asri Auzar yang maju Pilkada.
.png)

Berita Lainnya
UU Pemilu Batal Direvisi, Demokrat Sebut Penyebabnya Adalah Sistem Demokrasi
Badan Kehormatan Rekomendasikan Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani Dipecat
UAS Masuk Tim Kampanye Pasangan Hafit-Erizal di Pilkada Rokan Hulu 2020
DPAC dan Sepuluh Pengurus Ranting PKB Tanah Merah Resmi Dikukuhkan
PKB Timbang Prabowo Berpasangan dengan Muhaimin pada 2024
Bukan favorit, Monaco tak akan minder lawan Juventus
Demokrat Tuding Pemerintah Manfaatkan Isu Siswi Non Muslim Pakai Jilbab Tutupi Masalah Korupsi Bansos
PKS Tetap Dukung Kebijakan Gubernur Syamsuar dengan Kritik Membangun
Seluruh Permohonan Gugatan Pilkada di Riau Diterima MK
Syarief Hasan Tegaskan Pendaftaran Merek Partai Demokrat Atas Nama Pribadi SBY Sudah Seharusnya
Keluarga Gubri dan Sekda Jadi Pejabat, Ade Agus: Mengurusi Provinsi Ini Jangan Mentang-mentang
Demokrat Khawatir Tak Bisa Ikut Pemilu 2024 karena Kudeta