Pilihan
Besi Pondasi Jembatan di Desa Sungai Lokan Rusak Parah
INHIL,- Kerusakan infrastruktur di Kabupaten Indragiri Hilir kembali terjadi. Hal ini membuat semakin banyak keluhan masyarakat terkait jalan dan jembatan yang rusak. Satu diantaranya masyarakat di Desa Sungai Lokan, Kecamatan Enok.
Pasalnya Jembatan penghubung antar Kecamatan dan ke Ibu kota Kabupaten mengalami kerusakan.
Ketua Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Desa Sungai Lokan, Muhammad Saputra mengeluhkan jembatan yang ada di Desanya rusak parah, besi-besi pondasi jembatan tersebut sudah muncul ke permukaan jembatan dan dikhawatirkan akan ambruk.
"Kondisi jembatan tersebut rusaknya sudah lama, namun kerusakan parahnya baru dalam beberapa hari ini diakibatkan oleh derasnya air sungai dan tinggi nya intensitas hujan," kata Muhammad Saputra kepada awak media indovizka.com, Rabu (7/9).
Muhammad Saputra menyebutkan bahwa jembatan rusak tersebut merupakan akses satu-satunya penghubung antar Desa dan Kecamatan bahkan penghubung ke Ibu Kota Kabupaten.
"Jembatan ini merupakan jembatan penghubung antar Desa dan Kecamatan yang terletak di jalan lintas Provinsi antara Kelurahan Seberang Tembilahan dan Enok tepatnya di Desa Sungai Lokan. Kemudian jalur darat ini juga sangat ramai digunakan oleh masyarakat karena jembatan ini satu-satunya jalan penghubung menuju Ibu Kota Kabupaten," jelasnya.
Ia mengatakan sejauh ini kerusakan jembatan tidak menghambat aktivitas masyarakat, jembatan tersebut masih tetap digunakan meskipun keadaan rusak parah.
"Untuk sementara memang belum menghambat aktivitas warga namun jika hal ini dibiarkan maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, apalagi Parit atau sungai yang melintasi jembatan ini masih aktif digunakan oleh masyarakat sekitar untuk mengambil hasil kebun dengan memakai kendaraan sungai seperti sampan dan pompong," ujarnya.
Lanjutnya, Warga masyarakat sekitar sudah melakukan koordinasi kepada pihak Kecamatan dan Desa terkait hal ini.
"Kami dari warga masyarakat sekitar sudah melakukan koordinasi dengan Kepala Desa dan Camat untuk meminta solusi dan arahan, Alhamdulillah dalam waktu dekat akan segera ditindak lanjuti. Mengingat jembatan ini adalah jembatan umum tentunya semua harus memikirkan bagaimana solusi terbaik agar jangan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan seperti jatuhnya korban jiwa," tuturnya.
.png)

Berita Lainnya
Banyak Peminat, Deadline LKJ Raja Ali Kelana Diperpanjang hingga 15 Juli 2024
Waspadai Rekam Jejak Digital di Internet, Topik Webinar Kominfo di Indragiri Hilir
PKKMB Mahasiswa RPL S1 Ilmu Hukum UNISI Berlangsung Sukses
Oknum Teller Bank Bobol Rekening Nasabah Rp1,3 Miliar, Ini Modusnya
Bupati Tinjau Lokasi Abrasi Sungai Kampar di Desa Kuala Terusan
Jadi Pemateri KKP di SMAN 01 Bangkinang Kota, Syawir : Kepedulian Terhadap Demokrasi Sangat Penting
Desa Lahang Tengah Gelar Musdes Penyusunan RKP Tahun 2021
Lapas Bengkalis Digeledah, Charger Lebih Banyak Ditemukan Ketimbang Handphone
Gara-gara Proyek IPAL, Mobil Damkar Sulit Capai Titik Kebakaran
Dua Pejabat Pemprov Riau Mengundurkan Diri, Begini Respon Pj Sekdaprov
Kinerja APBN Provinsi Riau hingga April 2022 Meningkat Signifikan
Pemprov Riau Dukung Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah