Pilihan
Dinas Pendidikan Sebut Tidak Ada Anggaran Untuk Bantuan Buku Ke SD 021 Karya Tunas Jaya
INDOVIZKA.com, - Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyebut pihaknya tidak memiliki anggaran untuk pengadaan buku membantu Sekolah Dasar Negeri 021 Desa Karya Tunas Jaya, Kecamatan Tempuling, yang ribuan buku basah dan rusak terendam banjir.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil, HM Irwan MM Msi menyebut bahwa pengadaan buku di anggarkan melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Namun di tahun ini dan tahun akan datang pihaknya tidak menganggarkan.
"Untuk pengadaan buku sekolah dapat menganggarkan melalui dana BOS. sedangkan dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) baik tahun 2022 maupun tahun 2023 disdik tidak menganggarkannya. Kejadian sekarang ini merupakan bencana alam. Disdik tidak punya mata anggaran taktis untuk kejadian bencana alam tersebut," katanya saat dikonfirmasi via WhatsApp, Rabu (9/11/22).
Sementara itu, secara terpisah Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Tengku Edi melalui Kepala Bidang (Kabid) Perpustakaan Asiah mengungkapkan bahwa untuk penyaluran bantuan buku tidak ada, mereka hanya membina saja
"Masalah bantuan buku sekolah tidak ada, kami hanya melakukan pembinaan saja," pungkasnya.
.png)

Berita Lainnya
Pendiri Ponpes Jilussalamah Al-islami Minta Evaluasi Total Kepengurusan
Ditutup dengan Menanam Kecambah, MPLS SMK Kelapa Sawit AGI Sukses Digelar
Hadapi gugatan Sutan, KPK akan serahkan bukti pelimpahan kasus
Kejati Usut Dugaan Korupsi Pengadaan UNBK di Disdik Riau
Tim Satgas Covid-19 : Belum Ada Kepastian Sekolah Normal di Inhil
Kuliah Tatap Muka di Kampus Bisa Dimulai Januari 2021, Ini Syaratnya
Pendaftaran Seleksi PPPK Guru Dibuka Pekan Depan, Intip Gajinya
Guru Honorer Dapat Subsidi Rp1,8 Juta dari Kemendikbud, Ini Kriterianya
Besok, Siswa SMP dan SD di Inhil Masih Belajar dari Rumah
Jokowi Minta Materi dan Metode Pembelajaran Harus Selalu Diperbaharui
Usia Guru Honorer yang Ikut Seleksi PPPK Tak Dibatasi
Deadline Lomba Karya Tulis dan Foto Jurnalistik Raja Ali Kelana Diperpanjang hingga 29 Februari