Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Syamsuar: Semoga Dilanjutkan Gubernur yang akan Datang
PEKANBARU, INDOVIZKA.COM- Gubernur Riau, Syamsuar menyerahkan bantuan beasiawa kepada Universitas Islam Riau (UIR) sebesar Rp11.957.000.000 yang diharapkan bisa membantu mahasiswa UIR menyelesaikan pendidikannya.
Bantuan beasiswa dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau itu diserahkan Gubri kepada Rektor UIR, Syafrinaldi di Kantor Gubernur Riau, Senin (4/9/2023).
Gubernur Syamsuar menuturkan, bantuan beasiswa tersebut diberikan kepada UIR setiap tahunnya, dan diperuntukkan untuk mahasiswa S1, S2 hingga S3.
"Ini (beasiswa) merupakan amanah kami untuk mahasiswa UIR, mudah-mudahan dapat bermanfaat, dan semoga program ini bisa dilanjutkan gubernur yang akan datang," tutur Syamsuar dilansir mcr.
Diketahui, hari ini UIR telah memasuki usia ke-61 tahun, adapun peringatan milad UIR diperingati setiap taggal 4 September. Gubernur Syamsuar berharap UIR semakin maju dan berkembang dalam membentuk SDM.
"Selamat milad ke-61, semoga UIR semakin maju di bawah kepemimpinan pak rektor, syafrinaldi," ujarnya.
Syamsuar juga berharap agar kerjasama yang telah terjalin antara Pemprov Riau dengan UIR senantiasa terjaga demi membentuk SDM yang berkualitas.
.png)

Berita Lainnya
Pengamat Sebut Pendidikan Riau Banyak Masalah, Kadisdik Diminta Buat Kebijakan Inovatif
Pengumuman Hasil Seleksi PPPK Guru Dirilis Hari Ini
Mulai 10 Mei, Sekolah di Inhil Diliburkan
Daerah Harus Sesuaikan Belajar Tatap Muka dengan PPKM Mikro
Mulai 2021, Ujian Nasional Diganti Jadi Asesmen Nasional
Ingat! Maret-April UN 2020 SMP hingga SMK, Ini Jadwal Mapelnya
Gelar Webinar di Kampar, Kominfo Ajak Manfaatkan Teknologi untuk Dukung Proses Belajar-Mengajar
Kepsek dan Guru di Inhil Diizinkan ke Sekolah Saat New Normal
Syarat Masuk Politeknik Imigrasi Milik Kemenkumham, Lulusan Jadi CPNS
Pekanbaru Belum Menerapkan Belajar Tatap Muka
Bantuan Kuota Internet Kemdikbud November-Desember akan Dirapel
Berpotensi Dikomersil, Abdul Wahil Minta Klaster Pendidikan Tidak Masuk RUU Ciptaker