Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Banjir Hampir 1 Meter Rendam 130 Rumah Warga di Bekasi
INDOVIZKA.COM - Hujan deras yang terjadi selama beberapa hari ini menyebabkan Kali Ulu meluap dan merendam 130 rumah warga di Desa Tanjungsari serta Desa Karangraharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (12/2).
Air merendam pemukiman warga di dua desa tersebut dengan ketinggian mencapai 80 sentimeter. Ratusan permukiman warga di dua desa itu terendam banjir sejak Sabtu (11/2) kemarin.
"Banjir dari luapan Kali Ulu karena emang lagi hujan, air kali jadi naik terus meluap ke rumah warga," kata Nuryati, warga setempat.
Banjir yang merendam permukiman warga sempat surut pada Sabtu (11/2) kemarin. Namun hari ini air kembali merendam permukiman warga hingga ketinggian mencapai hampir satu meter.
"Ini hari ujan lagi jadi air naik lagi. Saya sih mintanya itu kali dilebarin biar enggak meluap kalau hujan deras," bebernya.
Ratusan warga yang terdampak banjir ini memilih bertahan di rumah masing-masing. Mereka juga mengeluhkan belum ada bantuan dari pemerintah daerah setempat.
"Belum ada bantuan, dari kecamatan atau dari desa belum ada. Saya sama keluarga masih bertahan di rumah, tapi kalau air naik lagi ya terpaksa ngungsi ke tempat yang aman, sekarang ketinggian air ada mungkin satu meter," kata Saifudin (56), warga setempat lainnya.
Anggota Satgas BPBD Kabupaten Bekasi, Gatot Sumarna mengatakan, ada 10 kepala keluarga yang mengungsi akibat banjir tersebut. Sementara sisanya memilih bertahan di rumahnya masing-masing.
"Kita akan standby di lokasi, jadi ketika warga minta dievakuasi kita siap evakuasi, kita juga akan berkoordinasi dengan dinas terkait seperti dengan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan PMI," terangnya.
Gatot mengatakan, banjir akibat luapan Kali Ulu kemungkinan masih terjadi jika melihat kondisi cuaca di wilayah setempat saat ini mendung dan masih diguyur hujan gerimis. Oleh karena itu, dia mengimbau warga agar mengungsi ke tempat yang aman.
"Segera lakukan evakuasi mandiri, karena cuaca lagi kurang bersahabat," pungkas Gatot.
.png)

Berita Lainnya
Pasca Kebakaran 106 Rumah di Inhil, H. Mafirion Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Penyakit Misterius Mematikan Muncul, Ratusan Orang di Guinea Khatulistiwa Dikarantina
Truk Terguling di Tol Riau-Sumbar Jalan Lintas Macet Total
Viral Sejoli Mesum di Atas Motor Diduga Terjadi di Surabaya
Penumpang Kapal Terjatuh dan Tenggelam di Sungai Guntung
Inhil Kembali Ditimpa Musibah Kebakaran, Kali ini di Kateman
Api Mengamuk di Sukajadi, Delapan Kontrakan Hangus Tak Tersisa
Terseret Arus, RA Ditemukan Tewas Mandi di Pantai Parit
Nelayan di Inhil Hilang Saat Mencari Ikan di Perairan Perbatasan Kateman
Sandal Tertinggal di Tepi Sungai, Bocah 4 Tahun di Kuansing Diduga Tenggelam
Mobil Truck Terbakar di Tol Pekanbaru-Dumai
Uji Laboratorium Keluar, 150 Ton Ikan Mati di Waduk PLTA Koto Panjang Karena Virus KHV