Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
KBRI Riyadh Imbau WNI Sementara tak ke Makkah dan Madinah
JAKARTA - Warga negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi diimbau tidak melakukan perjalanan ke kota Makkah dan Madinah untuk sementara waktu. Imbauan ini dirilis oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh.
Hal itu terkait upaya pencegahan penyebaran virus corona jenis baru, COVID-19. “Hingga saat ini masih berlaku larangan sementara untuk tidak melakukan ibadah umroh bagi jemaah umroh dari seluruh negara, termasuk warga negara Arab Saudi dan ekspatriat yang tinggal di luar dan di dalam kota Mekkah dan Madinah,” tulis KBRI Riyadh dalam pernyataan KBRI Riyadh yang diterima di Jakarta, Ahad (8/3).
Otoritas Arab Saudi juga membatasi seluruh kedatangan pesawat dari Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Bahrain menjadi hanya melalui tiga bandara. Ketiganya yakni Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah, dan Bandara Internasional King Fahd di Dammam.
- Meskipun Dihadang Israel, 80.000 Jemaah Palestina Tetap Salat Jumat di Masjid Al-Aqsa
- Aleix Espargaro Juarai MotoGP Inggris 2023
- WHO Peringatkan Setengah Populasi Dunia Berisiko Terjangkit DBD
- Declan Rice Resmi Bergabung Dengan Arsenal.
- Akan Meninggal Livepool, ini 6 Kandidat Calon Pengganti Jordan Henderson
Kebijakan itu diberlakukan mulai 7 Maret 2020 di mana pada hari yang sama Kementerian Olahraga Arab Saudi melarang kehadiran penonton dalam setiap pertandingan olahraga. Raja Salman Abdulaziz juga mengeluarkan dekrit mengenai pembukaan kembali pelataran tawaf.
“Namun pembukaan pelataran tawaf ini bukan diperuntukkan bagi jemaah umroh, melainkan untuk tawaf-tawaf sunah yang bukan bagian dari tawaf ibadah umroh,” kata KBRI Riyadh.
Selain itu, KBRI juga mengingatkan kepada WNI agar berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan kembali informasi terkait COVID-19. “Mengingat ancaman bagi penyebar hoaks di Arab Saudi sangat tinggi yaitu denda tiga juta riyal Arab Saudi dan penjara lima tahun,” demikian keterangan yang disampaikan KBRI Riyadh.
.png)

Berita Lainnya
Korban Tewas Serangan Militer Pakistan di Afghanistan Jadi 47 Orang
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB, Mafirion: Momentum Perkuat Kepemimpinan Global
Sudah Makan 80 Orang, Buaya Raksasa Berumur 75 Tahun Ditangkap
Ini 5 Negara di Dunia yang Sudah Bebas Masker dan Mulai Hidup Normal
Mobil Menabrak Masjidil Haram dan Bagaimana Itu Bisa Terjadi?
Virus Corona Belum Selesai, Kini Ditemukan Virus Bubonic pada Tupai
600.000 Masker N95 dari China Dikembalikan Karena Cacat Produksi
Kenapa Israel Menyerang Palestina, Ini Sejarah dan Awal Mulanya
Belanda Janji Kembalikan Benda Pusaka Berlian 70 Karat Milik RI
Belajar dari Rumah, Kekayaan Bos Zoom Melonjak Rp67 T
Rusia-Ukraina Perang, Ini Dampaknya bagi Indonesia
Warga Konsumsi dan Tanam Ganja Dilegalkan di Thailand