Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Cegah Anggaran MBG Bocor, Pemerintah Perkuat Tata Kelola Keuangan hingga Tingkat Dapur
Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan pengelolaan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Penguatan tata kelola keuangan dilakukan hingga tingkat operasional dapur guna mencegah potensi kebocoran anggaran sekaligus menjaga kualitas layanan bagi para penerima manfaat.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengatakan bahwa program MBG merupakan investasi besar negara dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia. Ia menekankan bahwa setiap rupiah anggaran harus digunakan secara bertanggung jawab dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. “Program ini adalah investasi masa depan bangsa. Karena itu pengelolaannya harus bersih, transparan, dan tidak boleh ada kebocoran,” ujarnya.
Presiden Prabowo juga menyampaikan bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan program dilakukan secara berlapis, mulai dari tingkat pusat hingga pelaksana di daerah. Menurutnya, tata kelola yang kuat menjadi kunci agar program dapat berjalan berkelanjutan dan tetap dipercaya oleh masyarakat. “Kita ingin memastikan anggaran negara benar-benar sampai kepada yang membutuhkan,” tegasnya.
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan sistem pengawasan dan pelaporan yang ketat dalam operasional MBG, termasuk pada pengelolaan dapur layanan. Ia menyebut bahwa setiap titik layanan diwajibkan menerapkan standar administrasi dan pencatatan keuangan yang transparan. “Penguatan tata kelola dilakukan dari hulu hingga hilir, termasuk pada proses pengadaan bahan pangan dan operasional dapur,” katanya.
Dadan menambahkan bahwa pemerintah juga melibatkan berbagai mekanisme pengawasan internal dan eksternal guna memastikan akuntabilitas program tetap terjaga. Menurutnya, pendekatan tersebut penting agar pelaksanaan MBG tidak hanya berjalan efektif, tetapi juga bebas dari praktik penyimpangan. “Kami memastikan setiap proses berjalan sesuai standar agar manfaat program dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat,” tambahnya.
Melalui penguatan tata kelola keuangan hingga tingkat operasional, pemerintah optimistis Program MBG dapat terus berjalan secara transparan dan berkelanjutan. Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen negara dalam menjaga integritas pengelolaan anggaran publik demi keberhasilan program strategis nasional.***
.png)

Berita Lainnya
Pusat Sebut Dua Positif Covid-19, Riau Ngaku Masih Satu
Program PEN, Airlangga Sebut Pemerintah Fokus Bantu Swasta Tahun Ini
Mantan Guru Pembakar Sekolah Diberi Rp6 Juta Oleh Disdik Garut
Satu Lagi, Dokter di Indonesia Kembali Meninggal karena Corona
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 4 Dibuka Pekan Depan, Kuota Lebih Banyak
Masih Penasaran kenapa WNA Boleh Masuk Tapi Warga Dilarang Mudik? Ini Jawaban Pemerintah...
Menkeu Buka-bukaan Soal Anggaran Penanganan Covid-19
Ketua Komnas HAM Minta Hukuman Mati Koruptor Dihapuskan
Ini Dia Poros Terpenting Jalan Tol Trans Sumatera
Terkait Bom Bunuh Diri, Pemerintah Diminta Tindak Tegas Pemecah Belah Kerukunan Beragama
Ada Isu Zat Berbahaya Bromat Pada Air Kemasan dan Galon, Ini Tanggapan Ahli
Dewan Pers Kembali Sertifikasi Wartawan pada Mei 2021