Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Bantu Penanganan Karhutla, KLHK Tempatkan Satu Heli Bell di Riau
PEKANBARU - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menempatkan satu helikopter jenis Bell untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla selama masa siaga darurat di Provinsi Riau.
Direktur Pengendalian Karhutla KLHK, Basar Manulang, di Pekanbaru, Senin, mengatakan heli tersebut sudah ditempatkan di Riau minggu lalu. Heli tersebut bisa membantu operasi pemadaman dari udara (water bombing) dengan kapasitas 500 liter -1.000 liter air.
Selain itu, heli Bell 142 tersebut juga bisa digunakan untuk membantu patroli Satgas Karhutla Riau."Satu helikopter itu untuk patroli dan water bombing," katanya.
Ia mengatakan heli tersebut mendapat jatah jam terbang selama 100 jam. Namun, pada prinsipnya KLHK tidak membatasi berapa lama heli tersebut berada di Riau selama masih dibutuhkan.
"Heli kita tidak batasi, ada 100 jam dan kalau nanti perlu kita siagakan terus di sini," ujarnya dikutip dari antarariau.
Selain itu, ia mengatakan KLHK juga meminta petugas pemadam kebakaran Manggala Agni untuk siaga menghadapi karhutla tahun ini.
"Kita koordinasi kesiapsiagaan aparat kita Manggala Agni untuk bersinergi dengan TNI-Polri dan masyarakat dengan sistem satu komando," ujarnya.
Gubernur Riau Syamsuar menyatakan Pemprov Riau dalam upaya kesiapsiagaan Karhutla sudah menetapkan status siaga darurat sejak 11 Februari hingga 31 Oktober 2020.
"Siaga darurat karhutla selama 240 hari," kata Syamsuar. (*)
.png)

Berita Lainnya
Sepanjang 2022 PA Pekanbaru Terima Ribuan Gugatan Cerai
Tindakan Memicu Konflik, Lagi-lagi PT. BPP Batu Ampar Lakukan Blasting Tidak Sesuai Kesepakatan
Hotspot Riau Membara Belasan Titik
Polisi Selidik Karhutla yang Hanguskan 66 Hektar Lahan di Dumai
Jelang Idul Adha, Disbunak Pelalawan Pastikan Hewan Kurban Harus Punya Surat Kesehatan
THM Masih Buka di Bulan Puasa, Ini Kata Satpol PP Pekanbaru
Pj. Bupati Inhil Tinjau dan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Kemuning
188 Orang Warga Pekanbaru Terkena GHPR, Diskes Pekanbaru : Tidak Ada Warga Yang Positif Rabies
Bupati Hadiri Pelantikan Pengurus PSMTI Periode 2025–2029, Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian Lingkungan Dan Kemanusiaan
Polisi Amankan Operator dan 2 Excavator, Ini Penjelasannya
Riau Siapkan Aplikasi Mata Asap Hadapi Ancaman Karhutla pada Agustus 2021
BMKG: Cuaca Ekstrem Hujan Lebat Untuk 14 Wilayah Indonesia Selasa 31 Mei 2022